kabar

Pengadilan Gianyar vonis dua terdakwa penipu puteri Saudi masing-masing empat tahun penjara

Polisi masih menyidik aspek pencucian uang dalam perkara itu.

09 November 2020 10:28

Pengadilan Negeri Gianyar, Bali, dua pekan lalu telah menjatuhkan vonis masing-masing empat tahun penjara kepada dua terdakwa dalam kasus penipuan terhadap Puteri Luluah binti Muhammad bin Abdullah as-Saud

Kedua terdakwa itu adalah ibu dan anak bernama Evi Maindo Christina serta Eka Augusta Heriyani. 

"Putusan majelis hakim langsung berkekuatan hukum tetap karena kedua terdakwa tidak mengajukan banding," kata I Wayan Mudita, kuasa hukum Puteri Luluah, saat dihubungi Albalad.co melalui telepon WhatsApp hari ini. 

Selain itu, kedua terdakwa harus membayar biaya perkara Rp 5 ribu. Wayan menambahkan polisi sedang menyidik aspek pencucian uang dari perkara penipuan itu. 

Dia berharap polisi segera menuntaskan penyidikannya. " Kalau kedua terdakwa tidak bisa mengembalikan kerugian, maka diganti dengan hukuman kurungan. 

Menanggapi vonis itu, kata Wayan, Puteri Luluah sangat senang. Dia juga memberikan kesaksian lewat aplikasi Zoom dalam sidang. 

Puteri Luluah diperkirakan rugi Rp 512 miliar dalam proyek pembangunan vila dan tanah di Bali, dipercayakan kepada terdakwa.

 

Ali Syibli, anggota Hizbullah saat berperang di Suriah. Warga Sunni Libanon dari klan Ghosn membunuh dia pada 31 Juli 2021 dalam sebuah resepsi pernikahan di Jiyah, desa di selatan Ibu Kota Beirut, Libanon. (Albalad.co)

Militer Libanon sudah tahan tiga pelaku penyergapan terhadap rombongan pelayat Hizbullah

Ketiga orang ditangkap itu adalah ulama berpaham salafi dan putranya, serta satu lelaki bersenjata.

Pasukan pemerintah Libanon berjaga di Desa Khaldah, selatan Ibu Kota Beirut, setelah terjadi penyergapan oleh warga Sunni terhadap rombongan pelayat Hizbullah pada 1 Agustus 2021. (Twitter)

Militer Libanon tangkap satu pelaku penyergapan atas rombongan pelayat Hizbullah

Ali Syibli ditembak oleh warga Sunni sebagai balas dendam atas kematian adiknya tahun lalu.

Pasukan penembak jitu Taliban ditempatkan di daerah perbatasan Afghanistan dengan Iran di  Pelabuhan Syekh Nasr Farahi, Provinsi Farah. (Albalad.co/Supplied)

Taliban tempatkan pasukan penembak jitu di perbatasan Afghanistan-Iran

Gegara situasi keamanan makin mengancam, Iran telah melarang warganya mengunjungi Afghanistan. 

Perempuan Arab Saudi di stadion. (Saudi Gazette)

Pengadilan Gianyar besok adili kasus penipuan terhadap puteri Saudi

Kedua terdakwa adalah ibu dan anak bernama Evi Maindo Christina dan Eka Augusta Heriyani.





comments powered by Disqus