kabar

Ledakan granat di Jeddah lukai dua orang

Pada 29 Oktober, seorang lelaki Saudi menusuk petugas keamanan Konsulat Prancis di Jeddah.

11 November 2020 18:10

Sebuah serangan granat hari ini terjadi di pemakaman non-muslim di Kota Jeddah, Arab Saudi.

Insiden ini, menurut seorang sumber Albalad.co di negara Kabah itu, melukai dua orang. Korban cedera adalah satu orang Yunani dan seorang petugas keamanan warga Saudi.

Hingga kabar ini dilansir, belum ada pihak mengaku bertanggung jawab terhadap serangan serangan granat itu.

Kejadian ini berlangsung 13 hari setelah penusukan terhadap seorang petugas keamanan di kantor Konsulat Prancis di Jeddah. Pelakunya adalah lelaki Saudi namun asal negara korban tidak diungkapkan.

Menanggapi ledakan granat itu, Konsulat Amerika Serikat di Jeddah mengeluarkan perngatan bagi warga negara adikuasa tinggal dan sedang berada dikota pelabuhan itu khususnya dan Arab Saudi umumnya. "Warga Amerika disarankan untuk menghindari lokasi kejadian dan selalu waspada ketika tengah berada di tempat-tempat umum," kata Konsulat Amerika melalui Twitter.

Departemen Luar negeri Amerika sejatinya sudah mengeluarkan peringatan pada 31 Agustus, yakni kelompok teroris akan terus merencanakan serangan di negeri Dua Kota Suci itu. "Teroris kapan saja bisa menyerang dengan memberi peringatan atau tidak terhadap lokasi wisata, pusat transportaasi, pasar atau mal, dan fasilitas-fasilitas pemerintah."

 

Abdurrahim bin Ahmad Mahmud al-Huwaiti, lelaki dari Suku Huwaitat dibunuh pasukan keamanan Arab Saudi pada 16 April 2020 karena menolak rumahnya digusur untuk proyek Neom. (Video screencapture)

Bin Salman putus sambungan Internet di 30 desa Suku Huwaitat sejak enam bulan lalu

Aktivis dari Suku Huwaitat berencana menggugat Bin Salman di pengadilan Inggris dan Amerika Serikat.

Pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei pada 23 Juli 2021 menerima suntikan dosis kedua vaksin Covid-19 Barakat, merupakan produksi dalam negeri. (Twitter/khamenei.ir)

Khamenei minta masalah kelangkaan air di Khuzestan segera diselesaikan

Khamenei memuji penduduk Khuzestan sebagai orang-orang sangat setia kepada Iran.

Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Israel Muhammad al-Khaja (kanan) bareng Presiden Israel Isaac Herzog menggunting pita pada peresmian Kedutaan Besar UEA di Ibu Kota Tel Aviv, Israel, 14 Juli 2021. (Twitter/@AmbAlKhaja)

Bennett dan Bin Zayid sepakat buat bertemu

Ini percakapan telepon pertama antara kedua pemimpin itu.





comments powered by Disqus