kabar

Netanyahu akan bertemu menteri luar negeri Bahrain di Yerusalem

Kedua negara diperkirakan akan menandatangani perjanjian mengenai penerbangan sipil dan pembukaan kedutaan besar masing-masing negara.

16 November 2020 17:54

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akan mengadakan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Bahrain Abdul Latif bin Rasyid az-Zayani pada Rabu di Yerusalem. Keduanya akan membahas kelanjutan dari normalisasi hubungan kedua negara.

Sejumlah pejabat Israel mengungkapkan kepada Axios, pertemuan ini akan dihadiri pula oleh Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo. Netanyahu akan didampingi oleh Menteri Luar Negeri Gabi Ashkenazi, sedangkan Menteri Industri, Perdagangan, dan pariwisata Bahrain Zayid bin rasyid az-Zayani bakal menemani Abdul Latif.

Dalam pertemuan tingkat tinggi itu, kedua negara diperkirakan akan menandatangani perjanjian mengenai penerbangan sipil dan pembukaan kedutaan besar masing-masing negara.

Kehadiran Abdul Latif dalam pertemuan dengan Netanyahu itu menandai lawatan perdana menteri Bahrain ke Israel.

Bahrain dan Israel meneken perjanjian untuk membina hubungan diplomatik bulan lalu di Ibu Kota Manama, Bahrain.

Yair Lapid, kandidat kuat perdana menteri Israel dari Partai Yesh Atid. (Times of Israel/Courtesy)

Yair Lapid diberi kesempatan bentuk pemerintahan sekaligus singkirkan Netanyahu

"Ini akan menjadi pemerintahan sayap kiri berbahaya, kombinasi mematikan antara ketidakmampuan dan ketiadaan tanggung jawab," ujar Netanyahu.

Yair Lapid, kandidat kuat perdana menteri Israel dari Partai Yesh Atid. (Times of Israel/Courtesy)

Netanyahu gagal bikin pemerintahan

Kalau kedua pilihan itu tidak berhasil, Israel harus menggelar pemilihan umum kelima sejak April 2019. Pesta demokrasi terakhir dilakukan pada 23 Maret lalu.

Khalid Yusuf al-Jalahma, duta besar pertama Bahrain buat Israel. (Bahrain Foreign Ministry)

Bahrain tunjuk duta besar pertamanya untuk Israel

Bahrain bareng Uni Emirat Arab, Sudan, dan Maroko tahun lalu sepakat membina hubungan diplomatik dengan Israel. 

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat memimpin rapat kabinet keamanan di markas militer di Ibu Kota Tel Aviv pada 10 September 2019, sehari setelah serangan roket dari Gaza terjadi saat dia sedang berkampanye di Kota Ashdod. (Ariel Hermoni/Defense Ministry)

Netanyahu belum setujui permintaan Yordania untuk bantuan pasokan air

Netanyahu juga tidak memasukkan Yordania ke dalam daftar 30 negara sahabat akan diberi vaksin Covid-19 secara gratis.





comments powered by Disqus