kabar

Setelah ada 13 jamaah terinfeksi Covid-19, Arab Saudi larang Indonesia kirim jamaah umrah

Pemberitahuan hanya secara lisan oleh penyelenggara umrah bukan dari Kementerian Haji dan Umrah Saudi.

16 November 2020 22:07

Pemerintah Arab Saudi melarang Indonesia mengirim jamaah umrah setelah awal bulan ini terdapat 13 jamaah asal negara berpenduduk mayoritas muslim terbesar di dunia itu terinfeksi virus corona Covid-19.

"Sementara belum bisa terbitkan visa umrah (bagi jamaah asal Indonesia). Semoga bisa segera dibuka lagi," kata Konsul Jenderal Indonesia di Kota Jeddah Eko Hartono kepada Albalad.co melalui pesan WhatsApp malam ini.

Namun, menurut Eko, tidak ada pemberitahuan resmi dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Dia mengungkapkan pihaknya mendapat pemberitahuan secara lisan sekitar kamis pekan lalu dari penyelenggara umrah di negara Kabah itu.

Pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah hari ini telah meminta pemberitahuan resmi namun belum ada. Eko mendapat kabar Indonesia boleh mengirim jamaah umrah lagi pada 20 November.

Eko menambahkan pihak Saudi masih akan membahas soal izin umrah bagi jamaah dari Indonesia dan diharapkan beberapa hari lagi sudah ada keputusan.

Ketika dihubungi Albalad.co pekan lalu, Eko membenarkan tentang 13 jamaah umrah Indonesia terkena Covid-19. Mereka diketahui positif setelah menjalani tes usap saat karantina tiga hari di hotel tempat mereka menginap di Kota Makkah. Mereka baru bisa berumrah setelah dinyatakan positif lewat hasil tes usap lagi.

Saudi membuka kembali umrah untuk jamaah datang dari luar negeri, termasuk Indonesia, sejak 1 November. Kebijakan ini diambil setelah umrah ditutup bagi warga dari luar Saudi sedari 27 Februari gegara pandemi Covid-19.

Masjid di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Saudi larang itikaf, buka puasa, dan sahur bareng di masjid

Sampai sekarang, pemerintah Saudi belum mengumumkan apakah penyelenggaraan haji bisa dilangsungkan atau dilakukan seperti tahun lalu, hanya untuk penduduk Saudi saja.

Situasi Mataf ( tempat tawaf di sekitar Kabah) sebelum dan sesudah wabah virus corona Covid-19 datang. (Twitter)

Setahun pandemi Covid-19 sebabkan 1.137 orang meninggal di Makkah dan Madinah

Terdapat lima kota dengan jumlah orang terinfeksi Covid-19 terbanyak di negara Kabah itu, yakni Riyadh (65.384 orang, termasuk 1.188 wafat), Jeddah (35.969 orang, termasuk 1.263 menemui ajal), Makkah (35.870 orang), Madinah (22.943 orang), dan Dammam (20.741 orang, termasuk 221 meninggal).

Petugas memayungi seorang jamaah umrah pada November 2020. (Haramain Info)

Dag dig dug menanti haji

Selentingan beredar menyebutkan negara Kabah akan menggelar haji tahun ini dengan kuota satu juta jamaah dari rata-rata tiap tahun 2,5 juta orang.

Seorang jamaah sedang membaca Al-Quran di Masjid Nabawi, Kota Madinha, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Saudi batasi pemakaian masjid buat tekan penularan virus Covid-19

Menteri Urusan Islam Arab Saudi Syekh Abdul Latif bin Abdul Aziz asy-Syekh memperingatkan penutupan masjid akan dilakukan lagi kalau kasus Covid-19 terus meningkat. 





comments powered by Disqus