kabar

Saudi pecat imam masjid dan dai tidak bacakan keputusan soal Al-Ikhwan organisasi teroris

Saudi akan buru imam dan dai bersimpati pada kelompok Al-Ikhwan.

20 November 2020 08:27

Arab Saudi sejak kemarin memecat para imam masjid dan penceramah tidak membacakan surat keputusan Dewan Ulama Senior menetapkan Al-Ikhwan al-Muslimun sebagai organisasi teroris. 

Dewan Ulama Senior Saudi mengeluarkan keputusan itu pada 10 November. 

Sila baca: Dewan Ulama Senior Saudi tetapkan Al-Ikhwan organisasi teroris

"Sejumlah imam masjid dan dai telah diberhentikan karena tidak membacakan surat keputusan Dewan Ulama Senior mengenai kelompok Al-Ikhwan," kata lembaga pemantau hak asasi manusia di Saudi, Prisoners of Conscience.

Sumber Albalad.co dalam lingkungan istana bilang aparat keamanan Saudi bakal memburu imam, dai, dan orang-orang militer bersimpati terhadap kelompok Al-Ikhwan al-Muslimun. 

 

Mufti Agung sekaligus Ketua Dewan Ulama Senior Arab Saudi Syekh Abdul Aziz asy-Syekh duduk di sebelah ulama senior dari kelompok Al-Ikhwan al-Muslimun, Syekh Yusuf al-Qardawi. (Twitter)

Dewan Ulama Senior Saudi tetapkan Al-Ikhwan organisasi teroris

Al-Ikhwan pernah berkuasa di Mesir setelah menang pemilihan umum pada 2012, setahun setelah revolusi berhasil menggulingkan Presiden Husni Mubarak.

Mantan Presiden Mesir Muhmmad Mursi. (MidEast Posts)

Pemimpin tertinggi Al-Ikhwan al-Muslimun tidur di lantai sel isolasi

Setelah kudeta militer pada Juli 2013 menumbangkan Muhammad Mursi, presiden sipil pertama terpilih lewat pemilihan umum, Badii ditahan dan Al-Ikhwan al-Muslimun dinyatakan sebagai organisasi terlarang.

Mantan Presiden Mesir Muhammad Mursi. (cnn.com)

Mursi: Saya akan simpan rahasia ini sampai mati

Mursi meninggal akibat serangan jantung.

Seorang pemberontak menginjak poster Qaddafi di depan gerbang Bab al-Aziziyah, kompleks kediaman pemimpin Libya Muammar Qaddafi, di Ibu Kota Tripoli pada September 2011. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Parlemen Libya tetapkan Al-Ikhwan al-Muslimun organisasi teroris

Seorang anggota Al-Ikhwan meminta intervensi militer Turki di Libya.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Netanyahu segera melawat ke Bahrain

Kalau Netanyahu jadi berkunjung ke Bahrain, maka itu menjadi negara Arab Teluk ketiga dia datangi setelah Oman pada Oktober 2018 dan Arab Saudi di bulan ini.

24 November 2020

TERSOHOR