kabar

Misi kemanusiaan Israel di Indonesia

Israel pertama kali melakukan misi kemanusiaan di Indonesia membantu korban tsunami Aceh.

24 November 2020 14:45

Jarum jam hampir angka 12 pada suatu malam, akhir Juni 2006. Saya memang begadang menunggu pertandingan perempat final Piala Dunia 2006 di menangkan tuan rumah Jerman 4-2 atas Argentina lewat adu penalti. 

Telepon seluler saya kemudian berdering. "Faisal cepat ke rumah saya, ada misi kemanusiaan dari Israel baru pulang dari Yogyakarta," kata Yan Mandari, kepala Mossad di Indonesia. 

Saya mengenal dirinya baru dua tahun lantaran wawancara mengebohkan saya lakoni dengan Mordechai Vanunu, ahli nuklir Israel, setelah dia dibebaskan dari penjara sehabis mendekam 18 tahun pada 2004. Gegara wawancara itulah, saya diancam dibunuh dan sampai sekarang masuk daftar hitam Mossad (dinas rahasia luar negeri Israel). 

Dengan ojek sepedamotor, saya bergegas ke kediaman Mandari di kawasan Pulomas, Jakarta Timur. Setiba di sana, saya lihat tentara aktif penjaga tempat tinggal Mandari lagi asyik menonton laga Jerman versus Argentina. 

Di dalam rumah, saya dipertemukan dengan pendiri sekaligus CEO Israel Flying Aids (IFA) Gal Lousky dan timnya. Kepada saya, Gal bercerita dia terpaksa mengakhiri misi membantu korban gempa di wilayah Klaten karena ketahuan oleh aparat mereka berasal dari Israel. 

Kejadian itu lantaran secara tidak sengaja bendera Israel disimpan oleh tim terlihat orang setempat dan dilaporkan kepada pihak berwenang. 

Itu adalah misi kemanusiaan kedua dari negara Zionis. Israel pertama kali masuk ke Indonesia lewat bantuan kemanusiaan bagi korban tsunami Aceh, terjadi sehari setelah Natal 2004. 

Melalui pengusaha Israel bernama Steve Stein sebagai koordinator bantuan, pesawat kargo jenis Boeing 747-200 dari negara Bintang Daud ini mendarat pada 11 Januari 2005 di Bandar Udara Hang Nadim, Batam. Bantuan itu antara lain berupa susu bayi, popok, obat-obatan, terpal, dan bahan makanan. 

Steve berkoordinasi dengan semua pihak berwenang di Indonesia, termasuk Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah. "Kami dari Israel pertama kali menawarkan bantuan kemanusiaan," katanya kepada Albalad.co melalui telepon WhatsApp hari ini.

Steve adalah orang Israel pertama merintis hubungan bisnis dengan pengusaha Indonesia sejak 1992. 

Misi kemanusiaan ketiga dilakukan organisasi non-pemerintah ke wilayah Palu diguncang gempa dan tsunami. 

Sila baca:

Lembaga nirlaba Yahudi asal Meksiko diusir dari Palu

Lembaga nirlaba Yahudi bantu korban gempa dan tsunami Palu

Peresmian pergantian nama Tol Layang Jakarta-Cikampek menjadi Jalan Layang Syekh Muhammad bin Zayid pada 12 April 2021. (Humas Jasa Marga)

Pemerintah resmikan nama tol layang Syekh Muhammad bin Zayid

UEA juga nenjadi salah satu investor terbesar di Indonesia, terutama di sektor infrastruktur.

Jamaah umrah sedang salat di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi. (Al-Arabiya/Supplied)

Raja Salman perintahkan salat tarawih di Masjid Al-Haram dan Masjid Nabawi dipangkas jadi sepuluh rakaat

Semua masjid di Saudi harus menggabungkan salat Isya, tarawih, dan salat malam. Pelaksanaannya tidak boleh lebih dari setengah jam.

Jalan tol layang Jakarta-Cikampek berganti nama menjadi tol layang Syekh Muhammad bin Zayid. (WhatsApp/Adriansyah Yasin)

Tol layang Jakarta-Cikapek berganti nama jadi tol layang Syekh Muhammad bin Zayid

Selain menjadi nama jalan tol layang, Bin Zayid menjadi nama masjid raya di Solo, dibangun dengan biaya US$ 20 juta dari UEA.

Wakil pemimpin ISIS Sami Jasim Muhammad al-Jaburi alias Haji Hamid. (Center for Global Policy)

Irak tewaskan wakil pemimpin ISIS

Haji Hamid juga bertugas mengelola keuangan ISIS.





comments powered by Disqus