kabar

Saudi tangkap ulama Uighur buruan Cina

Dalam lawatannya ke Cina Februari tahun lalu, Bin Salman menyatakan dukungan terhadap upaya Cina memerangi terorisme dan ekstremisme di Xinjiang.

25 November 2020 22:14

Aparat keamanan Arab Saudi Jumat malam pekan lalu telah menangkap seorang ulama Uighur menjadi buruan Cina. Aimadoula Waili, tersohor dengan sebutan Hemdullah Abduweli, dibekuk bareng temannya bernama Nurmemet Rozi di Kota Makkah.

Menurut aktivis Uighur, Abduweli Ayup, dirinya mencemaskan kalau sampai dideportasi, Abduweli bisa menjalani hukuman penjara dalam waktu lama di negara Tirai Bambu itu. Ayup menambahkan Rozi berhasil memberitahu keluarganya lewat telepon jika dirinya ditahan di Penjara Buraiman, Kota Jeddah.

Abduweli berkunjung ke Arab Saudi Februari lalu untuk berumrah dan berhaji. Selama di negara Kabah ini, dia berdakwah di kalangan komunitas Uighur. Dia berpesan kepada semua warga Uighur di perantauan dan kaum muslim seluruh dunia untuk berdoa supaya umat Islam di Provinsi Xinjiang diselamatkan dari penindasan dilakukan Cina serta melakukan perlawanan bersenjata.

Sila baca: Cina buru ulama Uighur di Arab Saudi

Uighur adalah etnis muslim berbahasa Turki. Sebagian besar dari orang Uighur tinggal di Xinjiang, barat daya Cina. Beijing sudah lama bermusuhan dengan kaum Uighur dan menerapkan beragam pembatasan, termasuk dalam hal menjalankan ibadah dan ritual Islam lainnya.

Sejak akhir 2016, tingkat penindasan terhadap warga Uighur di Xinjiang naik drastis sebagai bagian dari kampanye melawan terorisme. Sekitar 13 juta warga muslim di sana menjadi sasaran indoktrinasi politik, pengawasan massal, dan pembatasan pergerakan. Sekitar satu juta orang mendekam dalam kamp cuci otak.

Banyak orang Uighur dipenjara lantaran melaksanakan ajaran Islam, seperti belajar Al-Quran, berhaji tanpa izin pemerintah, serta berpakaian religius. Sedari 2017, sekitar 16 ribu masjid atau 65 persen dari jumlah masjid di Xinjiang dihancurkan dan dirusak.

Dalam lawatannya ke Cina Februari tahun lalu, Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman menyatakan dukungan terhadap upaya Cina memerangi terorisme dan ekstremisme di Xinjiang.

Warga Libanon berunjuk rasa pada 14 Mei 2021 di wilayah Metula, perbatasan Libanon-Israel, menentang Perang Gaza. (Telegram)

Satu pemuda Libanon luka ditembak tentara Israel akhirnya wafat

Muhammad Qasim Tahhan disebut sebagai tentara cadangan Hizbullah.

Demonstran pada 10 Mei 2021 membakar pagar tembok Konsulat jenderal Iran di Kota Karbala, Irak. Mereka memprotes pembunuhan Ihab al-Wazni, aktivis antipemerintah terjadi di Karbala kemarin. (Screenshot)

Protes pembunuhan aktivis antipemerintah, demonstran bakar pagar Konsulat Iran di Karbala

Masyarakat Syiah di Irak memang terbelah dua, ada yang berkiblat ke Iran dan ada pula yang setia kepada pemimpin Syiah Irak Ayatullah Ali Sistani.

Jamaah umrah sedang bertanya kepada petugas keamanan. (Saudi Gazette)

Saudi umumkan haji akan digelar tapi belum jelas haji domestik atau internasional

Setelah pandemi Covid-19 meletup Maret tahun lalu, Saudi cuma membolehkan penduduk Saudi buat berhaji. Itu pun jumlahnya terbatas, seribu orang saja.

Alireza Fazeli Munfarid, pemuda Iran berumur 20 tahun, dibunuh keluarga setelah ketahuan dia menjadi gay. (Twitter)

Pemuda gay di Iran dibunuh keluarganya

Pasangan gay ketahuan bercinta diancam hukuman mati. Sedangkan mereka ketangkap berciuman, berpegangan tangan, dan saling perhatian akan dikenai hukuman cambuk di muka umum.





comments powered by Disqus