kabar

Peraih Nobel Perdamaian asal Inggris nominasikan Bin Zayid dan Netanyahu buat Nobel Perdamaian 2021

Lord David Trimble bareng John Hume pada 1998 menerima Nobel Perdamaian atas upaya mereka mengakhiri konflik Inggris-Irlandia Utara.

26 November 2020 09:45

Peraih Nobel Perdamaian asal Inggris Lord David Trimble telah menominasikan Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meraih penghargaan serupa tahun depan.

Menurut Trimble, penerima Nobel Perdamaian pada 1998 bareng politikus John Hume atas upaya mereka mengakhiri konflik Inggris-Irlandia Utara, Bin Zayid dan Netanyahu pantas diberi Nobel Perdamaian lantaran mengusahakan tercapainya kesepakatan bagi Uni Emirat Arab (UEA) dan Israel membina hubungan diplomatik.

Kantor Perdana Menteri Israel Selasa lalu mengumumkan soal nominasi Netanyahu bersama Bin Zayid buat Nobel Perdamaian 2021.

UEA dan Israel menandatangani Perjanjian Ibrahim pada 15 September di Gedung Putih, Ibu Kota Washington DC, Amerika Serikat. UEA menjadi negara Arab ketiga menjalin hubungan resmi dengan Israel setelah Mesir pada 1979 dan Yordania di 1994.

Langkah UEA ini diikuti oleh Bahrain dan Sudan. Alhasil, sudah lima negara Arab membina relasi diplomatik dengan negara Zionis itu.

Para pejabat Uni Emirat Arab melepas kepulangan sejumlah pejabat Amerika Serikat dan Israel dari Bandar Udara Abu Dhabi, 1 September 2020. (El Al spokesperson's office)

UEA batalkan rencana KTT Amerika-Israel-Arab

Pesertanya adalah para pejabat senior Amerika, Bin Zayid, Netanyahu, dan kepala negara dari Bahrain, Sudan, dan Maroko. 

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menjalani vaksinasi Covid-19. (GPO)

Netanyahu sebut empat negara lagi siap bina hubungan diplomatik dengan Israel

"Saya kemarin berbicara dengan pemimpin salah satu dari keempat negara itu."

Jet pribadi terbang dari Tel Aviv ke Dubai pada 15 Maret 2021. (Twitter)

Netanyahu batalkan lawatan ke UEA karena takut pesawatnya ditembak milisi Al-Hutiyun

Rencana itu sejatinya bakal menjadi lawatan resmi Netanyahu secara terbuka ke UEA setelah pada 2018 diam-diam terbang ke Abu Dhabi.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat memimpin rapat kabinet keamanan di markas militer di Ibu Kota Tel Aviv pada 10 September 2019, sehari setelah serangan roket dari Gaza terjadi saat dia sedang berkampanye di Kota Ashdod. (Ariel Hermoni/Defense Ministry)

Netanyahu batalkan lawatan ke UEA

Kejadian ini sehari setelah Pangeran Husain tidak jadi mengunjungi Al-Aqsa.





comments powered by Disqus