kabar

Bin Salman enggan dukung usulan Netanyahu soal serang Iran

Pompeo juga tidak antusias menanggapi ide Netanyahu itu.

30 November 2020 10:45

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman menolak mendukung usulan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu agar Amerika Serikat menyerang fasilitas-fasilitas pengayaan uranium milik Iran. 

Netanyahu menyampaikan gagasan itu dalam pertemuan dengan Bin Salman dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Ahad dua pekan lalu di Kota Neom, Arab Saudi. 

Menurut sejumlah sumber di Saudi mengetahui pertemuan ketiga tokoh ini kepada Middle East Eye, Pompeo juga tidak antusias menanggapi ide Netanyahu itu. "Dalam pertemuan itu, Netanyahu menyarankan Amerika menyerang fasilitas nuklir Iran. Pompeo tidak memberikan komitmen apapun," kata salah satu sumber.

Sumber ini menjelaskan ada dua alasan membikin Bin Salman tidak menyokong pemikiran Netanyahu itu. Dua serangan terbaru di Arab Saudi merupakan peringatan dari Iran. Selain itu, Bin Salman masih ragu tentang arah kebijakan Presiden Amerika mendatang Joe Biden terhadap isu nuklir Iran. 

Dua serangan terbaru atas fasilitas minyak Arab Saudi adalah peluru kendali Quds 2 ditembakkan milisi Al-Hutiyun di Yaman menghantam kilang minyak Saudi Aramco di Kota Jeddah dan ledakan menghantam kapal tanker Yunani tengah bersandar di Pelabuhan Syuqaiq. 

Serangan ke Jeddah itu terbesar sejak pesawat pengebom nirawak meledakkan fasilitas minyak Aramco di Abqaiq dan Khurais tahun lalu. 

Yair Lapid, kandidat kuat perdana menteri Israel dari Partai Yesh Atid. (Times of Israel/Courtesy)

Yair Lapid diberi kesempatan bentuk pemerintahan sekaligus singkirkan Netanyahu

"Ini akan menjadi pemerintahan sayap kiri berbahaya, kombinasi mematikan antara ketidakmampuan dan ketiadaan tanggung jawab," ujar Netanyahu.

Yair Lapid, kandidat kuat perdana menteri Israel dari Partai Yesh Atid. (Times of Israel/Courtesy)

Netanyahu gagal bikin pemerintahan

Kalau kedua pilihan itu tidak berhasil, Israel harus menggelar pemilihan umum kelima sejak April 2019. Pesta demokrasi terakhir dilakukan pada 23 Maret lalu.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Saudi Gazette)

Bin Salman bersedia bertemu Netanyahu di Abu Dhabi hari ini

"MBS (Muhammad bin Salman) siap buat bertemu Bibi (nama panggilan Netanyahu)," kata seorang sumber terpercaya di UEA.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

Netanyahu direncanakan bertemu Bin Salman di Abu Dhabi besok

Bin Zayid sejatinya menolak rencana lawatan Netanyahu ke UEA karena waktunya berdekatan dengan pemilihan umum di Israel pada 23 Maret.





comments powered by Disqus