kabar

Terdapat lima ribu orang Indonesia berdarah Yahudi

Dari jumlah itu, baru 146 orang berpindah ke agama Yudaisme.

03 Desember 2020 16:55

Ketua the United Indonesian Jewish Community (UIJC) Benjamin Verbrugge mengungkapkan saat ini terdapat sekitar lima ribu orang Indonesia berdarah Yahudi. 

"Mereka itu sudah terverifikasi berdasarkan silsilah mereka," kata Verbrugge saat dihubungi Albalad.co melalui telepon WhatsApp sore ini. "Dari jumlah itu, baru 146 orang berpindah ke agama Yudaisme."

Dia menambahkan dengan orang-orang keturunan Yahudi di Maluku, jumlah orang Indonesia berdarah Yahudi bisa mencapai 200 ribu. Kebanyakan orang Yahudi di Maluku memeluk agama Kristen Protestan dan Katolik. 

Menurut Verbrugge, UIJC saat ini memiliki seorang rabbi dan empat asisten rabbi. UIJC memiliki delapan perwakilan di Indonesia, termasuk Lampung, Bekasi, Manado, dan Masohi. 

Terdapat tiga jenis orang Indonesia berdarah Yahudi, yakni orang-orang Yahudi dari Irak, mereka keturunan pegawai dan tentara VOC Belanda, dan pelarian kejaran tentara Nazi Jerman semasa Perang Dunia Kedua. 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Bin Salman kucilkan satu suku karena tolak proyek Kota Neom

"Tidak ada Internet, tidak ada saluran komunikasi," kata Alia.

Kedutaan Besar Arab Saudi di Ibh Kota Damaskus, Suriah. (NPA)

Saudi segera buka lagi kedutaannya di Damaskus

Kepala badan intelijen Saudi bertemu bos intelijen Suriah di Damaskus Senin lalu.

Menteri Keuangan Qatar Ali Syarif al-Imadi pada 6 Mei 2021 diberhentikan atas tuduhan korupsi. Dia sudah menduduki jabatan itu sejak 2013. (Gulf Business)

Qatar perintahkan tangkap menteri keuangan atas tuduhan korupsi

Emir Qatar telah memberhentikan Al-Imadi dari jabatannya.

Yair Lapid, kandidat kuat perdana menteri Israel dari Partai Yesh Atid. (Times of Israel/Courtesy)

Yair Lapid diberi kesempatan bentuk pemerintahan sekaligus singkirkan Netanyahu

"Ini akan menjadi pemerintahan sayap kiri berbahaya, kombinasi mematikan antara ketidakmampuan dan ketiadaan tanggung jawab," ujar Netanyahu.





comments powered by Disqus