kabar

Ulama tersohor Saudi menjadi rabun dan agak tuli karena disiksa dan tidak dirawat selama dalam penjara

Syekh Salman ditangkap pada September 2019 lantaran mengkritik kebijakan Bin Salman memutus hubungan diplomatik dengan Qatar.

05 Desember 2020 22:45

Ulama tersohor Arab Saudi, Syekh Salman al-Audah, menderita mata rabun dan telinga agak tuli lantaran kerap disiksa dan kurang mendapat layanan kesehatan semestinya selama mendekam dalam penjara.

"Kabar ini benar adanya karena buruknya pelayanan medis dan kelalaian petugas di Penjara Al-Hayir di Riyadh dan Penjara Dhahban (di Jeddah)," kata Abdullah al-Audah, putra dari Syekh Salman melalui Twitter Kamis lalu. Abdullah kini menetap di Amerika Serikat.

Syekh Salman ditangkap pada September 2019 atas perintah Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman lantaran mengkritik kebijakannya memutus hubungan diplomatik dengan Qatar. Dia awalnya mendekam di Penjara Dhahban sebelum dipindah ke Penjara Al-Hayir.

Pengadilan khusus digelar di Ibu Kota Riyadh pernah menuntut Syekh Salman dan dua ulama kondang Saudi lainnya, Syekh Awad al-Qarni dan Syekh Ali al-Umari, dengan hukuman mati. Namun proses persidangan atas ketiga pemuka agama ini diulang kembali tanpa alasan jelas dan sampai sekarang belum ada kelanjutan.

 

Ulama tersohor Arab Saudi, Syekh Salman al-Audah. (Twitter)

Saudi dituduh sengaja mau bunuh perlahan ulama tersohor dalam penjara

Sejak Pangeran Muhamnad bin Salman menjadi putera mahkota pada 21 Juni 2017, Saudi telah menahan lusinan ulama karena mengkritik kebijakan penguasa.

Ulama tersohor Arab Saudi Syekh Salman al-Audah. (Twitter)

Arab Saudi masih penjarakan ulama dengan semena-mena

Penangkapan terhadap para pengkritik kian gencar setelah Bin Salman menjadi putera mahkota.

Ulama tersohor Arab Saudi Syekh Salman al-Audah. (Twitter)

Ulama Arab Saudi dalam penjara cuma dikasih semenit tiap pekan buat telepon keluarga

"Satu menit merupakan waktu sangat pendek buat menelepon. Dia berbicara begitu cepat dan jarang menarik napas ketika sedang omong," kata putranya, Abdullah al-Audah.

Ulama tersohor Arab Saudi Syekh Salman al-Audah. (Twitter)

Batal divonis, dua ulama tersohor Saudi menjalani sidang dari awal lagi

Syekh Salman bareng Syekh Awad dan Dr. Ali al-Umari sebelumnya telah dituntut hukuman mati dan tinggal menunggu putusan. 





comments powered by Disqus