kabar

Amerika hapus Sudan dari daftar negara sponsor terorisme

Sudan meminta Kongres Amerika mengesahkan undang-undang memberi kekebalan bagi Sudan dari tuntutan keluarga korban terorisme di masa depan. 

14 Desember 2020 20:50

Amerika Serikat kemarin secara resmi menghapus Sudan dari daftar negara penyokong terorisme, seperti diumumkan Kedutaan Besar Amerika di Ibu Kota Khartum, Sudan. Keputusan itu berlaku hari ini dan telah dicantumkan dalam Register Federal. 

Departemen Luar Negeri Amerika memasukkan Sudan dalam daftar sponsor terorisme pada 1993 lantaran menampung para pentolan Al-Qaidah, termasuk Usamah Bin Ladin, tewas di Idlib, Suriah, Oktober tahun lalu. 

Presiden Amerika Donald Trump mengirim notifikasi ke Kongres pada 26 Oktober. Jika dalam 45 hari ada penolakan, maka rencana penghapusan itu batal. Ternyata setelah lewat 45 hari, tidak ada keberatan dari Kongres. 

Penghapusan Sudan dari daftar pendukung terorisme merupakan salah satu syarat dari tercapainya kesepakatan normalisasi hubungan dengan Israel. Sudan juga meminta Kongres Amerika mengesahkan undang-undang memberi kekebalan bagi Sudan dari tuntutan keluarga korban terorisme di masa depan. 

Sudan menuntut kepada Amerika dan Israel bantuan ekonomi darurat dan investasi untuk memulihkan ekonomi dan membangun negaranya. 

Sedangkan Sudan telah membayar kompensasi sebesar US$ 355 juta buat keluarga korban serangan teror terhadap kapal induk Amerika dilepas pantai Yaman serta kedutaannya di Kenya dan Tanzania pada 1998. 

Sejak Agustus, terdapat empat negara Arab sepakat membina hubungan diplomatik dengan Israel. Dimulai oleh Uni Emirat Arab, disusul Bahrain, Sudan dan Maroko Kamis pekan lalu. 

 

Menteri Intelijen Israel Eli Cohen berpse bareng Menteri Pertahanan Sudan Yasin Ibrahim di Ibu Kota Khartum, Sudan, 25 Januari 2021. (Courtesy)

Sudan cabut undang-undang boikot Israel

Beleid itu diterbitkan pada 1958.

Khalid Yusuf al-Jalahma, duta besar pertama Bahrain buat Israel. (Bahrain Foreign Ministry)

Bahrain tunjuk duta besar pertamanya untuk Israel

Bahrain bareng Uni Emirat Arab, Sudan, dan Maroko tahun lalu sepakat membina hubungan diplomatik dengan Israel. 

Para pejabat Uni Emirat Arab melepas kepulangan sejumlah pejabat Amerika Serikat dan Israel dari Bandar Udara Abu Dhabi, 1 September 2020. (El Al spokesperson's office)

UEA batalkan rencana KTT Amerika-Israel-Arab

Pesertanya adalah para pejabat senior Amerika, Bin Zayid, Netanyahu, dan kepala negara dari Bahrain, Sudan, dan Maroko. 

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menjalani vaksinasi Covid-19. (GPO)

Netanyahu sebut empat negara lagi siap bina hubungan diplomatik dengan Israel

"Saya kemarin berbicara dengan pemimpin salah satu dari keempat negara itu."





comments powered by Disqus