kabar

Libanon penjarakan aktivis tiga tahun karena berhubungan dengan Israel

Libanon dan Israel pada prinsipnya dalam keadaan perang. Kedua negara melarang warganya berkunjung. 

15 Desember 2020 22:58

Pengadilan militer Libanon kemarin menjatuhkan hukuman penjara tiga tahun kepada aktivis Kinda al-Khatib. Hakim memutus gadis 23 tahun itu bersalah atas dakwaan bekerjasama dengan Israel dan mengunjungi negara Zionis itu tahun ini. 

Pemegang gelar magister bahasa Inggris dari  Universitas Libanon, Beirut, ini ditangkap Juni lalu. 

Beberapa anggota keluarga meyakini Kinda dibekuk lantaran getol mengkritik Hizbullah dan sekutunya, Presiden Michel Aun, melalui Twitter. Dia memiliki sekitar 30 ribu pengikut di media sosial itu. 

"Di Libanon, ada penindasan terhadap kebebasan dan kebebasan berpendapat," kata Maryam al-Khatib, saudari kandung Kinda al-Khatib. "Dia diancam lewat Twitter sebelum ditangkap. Ada orang-orang menyuruh dia diam."

Pihak berwenang Libanon menuding Kinda sempat mengunjungi Israel saat melawat ke Yordania. Tapi pihak keluarga membantah tuduhan itu. Dia mengunjungi Yordania sebagai pelancong awal 2020 dan mereka menjadikan lawatan ini sebagai dasar buat menyatakan dia bekerjasama dengan Israel," ujar Maryam.

Libanon dan Israel pada prinsipnya dalam keadaan perang. Kedua negara melarang warganya berkunjung. 

Maryam menambahkan pihak keluarga tidak diizinkan menjenguk sejak Kinda ditahan Juni lalu. 

Sejatinya, Bandar al-Khatib, juga ditangkap bareng adiknya itu. Sebab pensiunan tentara ini melancong ke Yordania bersama Kinda. Namun dia dibebaskan dua hari kemudian karena tidak aktif di media sosial. 

Bandar membantah Kinda sempat menyeberang ke Israel ketika sedang berada di Amman. "Kami mengatakan kami tidak meninggalkan Amman tapi mereka bilang kami pergi ke Laut Mati di bagian Israel," ujarnya. 

Selama dalam pemeriksaan, Bandar dan Kinda ditanya apakah mereka ikut membiayai demonstrasi antipemerintah, meletup sejak Oktober tahun lalu. Keduanya membantah tudingan itu. 

Kasus menimpa Kinda mirip perkara aktor Libanon Ziad Itani. Dia dibebaskan dari penjara setelah mendekam empat bulan dqn dibebaskan dari tuduhan bekerjasama dengan Israel. 

 

 

 

 

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah dan putranya, Jawad Nasrallah. (Arabi21)

Hizbullah gali terowongan dari Beirut hingga selatan Libanon

Jaringan terowongan Hizbullah dari Beirut ini berujung hingga tiga kilometer sebelum pagar batas dengan Israel.

Warga Libanon berunjuk rasa pada 14 Mei 2021 di wilayah Metula, perbatasan Libanon-Israel, menentang Perang Gaza. (Telegram)

Satu pemuda Libanon luka ditembak tentara Israel akhirnya wafat

Muhammad Qasim Tahhan disebut sebagai tentara cadangan Hizbullah.

Demonstran pada 10 Mei 2021 membakar pagar tembok Konsulat jenderal Iran di Kota Karbala, Irak. Mereka memprotes pembunuhan Ihab al-Wazni, aktivis antipemerintah terjadi di Karbala kemarin. (Screenshot)

Protes pembunuhan aktivis antipemerintah, demonstran bakar pagar Konsulat Iran di Karbala

Masyarakat Syiah di Irak memang terbelah dua, ada yang berkiblat ke Iran dan ada pula yang setia kepada pemimpin Syiah Irak Ayatullah Ali Sistani.

Jamaah umrah sedang bertanya kepada petugas keamanan. (Saudi Gazette)

Saudi umumkan haji akan digelar tapi belum jelas haji domestik atau internasional

Setelah pandemi Covid-19 meletup Maret tahun lalu, Saudi cuma membolehkan penduduk Saudi buat berhaji. Itu pun jumlahnya terbatas, seribu orang saja.





comments powered by Disqus