kabar

Penangkapan terhadap oposisi politik di Saudi sudah seperti wabah penyakit

Sejak Bin Salman menjadi putera mahkota pada Juni 2017, Saudi getol menangkapi para pengkritik penguasa negeri Dua Kota Suci itu. 

17 Desember 2020 14:12

Panel investigasi dibentuk sejumlah anggota parlemen dan pengacara di Inggris menyimpulkan penangkapan semena-mena terhadap oposisi politik di Arab Saudi sudah seperti wabah penyakit atau endemik. 

Dalam laporan dilansir pekan ini, tim investigasi Inggris itu menyebutkan gegara penangkapan sewenang-wenang atas kaum pembangkang negara Kabah itu gagal terpilih sebagai anggota Komute Eksekutif Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa. 

Panel ini mengatakan Saudi gagal memenuhi standar hak asasi manusia internasional. 

Tim  penyelidik Inggris dibikin untuk mencari tahu kondisi dua pangeran Saudi ditahan sejak Maret lalu, yakni mantan Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Nqyif dan Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz, adik dari Raja Salman bin Abdul Aziz. 

Sejak Pangeran Muhammad bin Salman menjadi putera mahkota pada Juni 2017, Saudi getol menangkapi para pengkritik penguasa negeri Dua Kota Suci itu. Lusinan jlama, aktivis, akademisi, pangeran, pejabat, dan pengusaha ditahan tanpa proses hukum jujur dan transparan. 

Bahkan Saudi membunuh pada 2 Oktober 2018 kolumnis surat kabar the Washington Post Jamal Khashoggi lantaran rajin mengkritik Bin Salman. 

 

 

 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Saudi Gazette)

Bin Salman dan dilema Biden

Bin Salman makin percaya tidak ada yang bisa membantah atau mencegah kuasa mutlaknya, sekalipun negara sebesar Amerika.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat menyampaikan strategi baru PIF (Dana Investasi Pemerintah) untuk periode 2021-2025. . (Saudi Gazette)

Nasib Bin Salman, naik takhta atau terdepak

Sejak dia masuk jalur suksesi pada April 2015, dua putera mahkota tersingkir.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Amerika beri sanksi terhadap 18 pembunuh Khashoggi kecuali Bin Salman sebagai pemberi perintah

Blinken menyatakan 18 orang itu tidak boleh memasuki Amerika hingga waktu tidak ditentukan. Sedangkan Departemen Keuangan Amerika mengatakan akan membekukan aset mereka di Amerika atau aset mereka dikontrol oleh warga Amerika.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Laporan intelijen Amerika simpulkan Bin Salman setujui operasi pembunuhan Khashoggi

Keterlibatan Bin Salman kian terbukti lantaran tujuh orang dari 15 anggota tim pembunuhan Khashoggi merupakan anggota pasukan pengawal pribadi Bin Salman.





comments powered by Disqus