kabar

Hamas terima fulus dari Qasim Sulaimani Rp 311 miliar pada 2006

Lawatan delegasi Hamas ke Iran ini berlangsung tiga bulan setelah mereka menang pemilihan umum.

30 Desember 2020 08:02

Dalam kunjungan ke Iran pada 11 April 2006, delegasi Hamas dipimpin Mahmud Zahar menerima fulus US$ 22 juta (kini setara Rp 311,6 miliar) dari komandan Brigade Quds Mayor Jenderal Qasim Sulaimani.

Sulaimani merupakan orang kepercayaan pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Khamenei tewas pada 3 Januari tahun ini oleh serangan pesawat nirawak Amerika Serikat di luar Bandar Udara Internasional Baghdad, Irak. 

Sila baca: Maut jemput syuhada hidup

Dalam wawancara khusus dengan stasiun televisi berbahasa Arab Al-Alam Ahad lalu, Zahar mengungkapkan pihaknya bercerita kepada Sulaimani, Hamas baru memenangkan pemilihan umum kesulitan duit buat menjalankan pemerintahan.

"Besoknya, saya mendapati uang tunai sebanyak US$ 22 juta dalam beberapa tas di bandar udara saat kami akan meninggalkan Teheran," katanya. Dia menambahkan sejatinya Iran bersedia memberikan fulus dalam jumlah lebih besar lagi tapi karena delegasi Hamas cuma sembilan orang tidak sanggup membawa tas-tas berisi uang lainnya. 

Zahar merupakan pemimpin senior Hamas di Jalur Gaza dan ketika itu menjabat menteri luar negeri Palestina. Lawatan ini berlangsung tiga bulan setelah Hamas menang pemilihan umum 25 Januari 2006. Namun karena Amerika Serikat, Israel, dan Fatah menolak, pemerintahan Palestina dipimpin Hamas cuma mampu bertahan hingga Juni 2007. 

Sila baca: Melongok kediaman pentolan Hamas

Bentrokan Hamas dan Fatah berakhir dengan blokade diterapkan Israel terhadap Gaza. Hamas berkuasa di Gaza sedangkan Fatah mendiminasi Tepi Barat. 

Zahar memang dikenal dekat dengan Iran dan menjadi penerima dana dari negara Mullah itu untuk Hamas. Selain Hamas, Iran juga menyokong milisi Hizbullah di Libanon.  

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah dan putranya, Jawad Nasrallah. (Arabi21)

Pemimpin Hizbullah, ISIS, dan Hamas puncaki daftar 20 ekstremis paling berbahaya

Dalam daftar itu juga ada mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad karena suka melontarkan pernyataan anti-Yahudi.  

Penunjuk waktu hitung mundur penghancuran Israel oleh Iran pada 2041, dipasang di Ibu Kota Teheran, Iran. (Twitter)

Parlemen Iran bahas usulan beleid hancurkan Iran paling lambat Maret 2041

RUU ini juga memerintahkan pemerintah mendobrak blokade atas Jalur Gaza, diberlakukan Israel sejak Juni 2007.

Warga Gaza mencoret poster mendiang komandan Brigade Quds Mayor Jenderal Qasim Sulaimani dipasang di jalan di Gaza. (Twitter)

Warga Gaza turunkan poster mendiang Qasim Sulaimani dipasang Hamas

Pemimpin pasukan elite Iran itu tewas oleh serangan pesawat nirawak Amerika Serikat pada 3 Januari tahun ini di luar Bandar Udara Internasional Baghdad.

Seorang lelaki melewati mural bertema perjuangan di Kota Gaza. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Pejabat militer Israel kunjungi Qatar buat bahas gencatan senjata dengan Hamas

Ini menjadi lawatan kedua Halevi tahun ini setelah Februari lalu di juga datang Doha dengan misi serupa.





comments powered by Disqus