kabar

Nasrallah minta semua milisi Syiah serang markas pasukan Amerika di Timur Tengah

Dalam pertemuan dengan Nasrallah, Sulaimani bilang ingin mati syahid.

07 Januari 2020 15:33

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah Ahad lalu menyerukan kepada semua milisi Syiah untuk menyerang markas pasukan Amerika Serikat di seantero Timur Tengah, termasuk dengan cara bom bunuh diri.

Seruan itu dia sampaikan menanggapi kematian komandan Brigade Quds Mayor Jenderal Qasim Sulaimani oleh serangan pesawat nirawak Amerika Serikat di Ibu Kota Baghdad, Irak, Jumat pekan lalu. 

Nasrallah menegaskan pembunuhan terhadap Sulaimani merupakan awal dari perang baru Amerika di Timur Tengah. "Ini adalah permulaan dari sebuah fase dan sejarah baru, bukan hanya bagi Iran atau Irak, tapi untuk seluruh Timur Tengah," katanya.

Dia mengungkapkan dirinya bertemu Sulaimani beberapa pekan sebelumnya. Dalam perjumpaan itu, Nasrallah bilang wajah Sulaimani akan menghiasi surat-surat kabar Amerika atas berita kematiannya. 

Sulaimani menjawab kalem, "Saya ingin mati syahid."

Ismail Haniyah terpilih sebagai Kepala Biro Politik Hamas pada 6 Mei 2017, menggantikan Khalid Misyaal. (Al-Manar)

Pemimpin Hamas bertemu pemimpin Hizbullah di Beirut

Sejak meninggalkan Jalur Gaza akhir tahun lalu, Haniyah sudah berkunjung ke Iran, Irak, Turki, dan terakhir Libanon. Dia kini menetap di Ibu Kota Doha, Qatar.

Keponakan pemimpin Hizbullah nikahi putri Qasim Sulaimani

Pernikahan antara Rida dan Zainab berlangsung akhir pekan lalu.

Seorang ibu tengah mengisi buku belasungkawa atas meninggalnya komandan Brigade Quds Mayor Jenderal Qasim Sulaimani di Kedutaan Besar Iran di Jakarta, 10 Januari 2020. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Iran segera eksekusi pembocor keberadaan Jenderal Qasim Sulaimani sebelum dibunuh

Namun Husain Ismaili tidak menyebutkan bagaimana Musawi Majd bisa memperoleh akses ke lingkaran dekat Qasim Sulaimani dan apa bukti dari perbuatan pelaku memata-matai sang jenderal.

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah. (Iraqi News)

Hizbullah bantah Hasan Nasrallah terinfeksi virus corona

"Itu tidak benar. Dia dalam keadaan sangat sehat," kata Rana Assahili, staf media Hizbullah, kepada Albalad.co





comments powered by Disqus