kabar

Iran tembakkan puluhan peluru kendali ke dua markas pasukan Amerika di Irak

Serangan negara Mullah itu merupakan bagian dari operasi militer bersandi Syuhada Sulaimani. 

08 Januari 2020 04:16

Korps Garda Revolusi Islam Iran hari ini menembakkan puluhan peluru kendali ke arah dua markas pasukan Amerika Serikat di Irak, yakni pangkalan udara Ain al-Assad di Provinsi Anbar dan fasilitas militer di Irbil, Kurdistan.

Ini merupakan tindakan balasan pertama Iran atas kematian komandan Brigade Quds Mayor Jenderal Qasim Sulaimani, tewas akibat serangan pesawat nirawak Amerika di Bandar Udara Baghdad, Irak, Jumat pekan lalu. 

Serangan negara Mullah itu merupakan bagian dari operasi militer bersandi Syuhada Sulaimani. 

Pentagon (Departemen Pertahanan Amerika) membenarkan lebih dari selusin peluru kendali ditembakkan dari Iran menyasar pangkalan udara Ain al-Assad.

Di markas ini terdapat 1.500 tentara Amerika dan koalisi serta70 serdadu Norwegia. 

Menanggapi serbuan Iran itu, Presiden Amerika Donald Trump menyatakan melalui Twitter, militer Amerika masih memeriksa untuk memastikan apakah ada kerusakan dan korban. 

Amerika telah melarang maskapai asal negara itu terbang melintasi wilayah udara Irak, Iran, dan perairan Teluk.

Saat ini terdapat sekitar lima ribu tentara Amerika di seantero Irak. 

 

 

Penunjuk waktu hitung mundur penghancuran Israel oleh Iran pada 2041, dipasang di Ibu Kota Teheran, Iran. (Twitter)

Parlemen Iran bahas usulan beleid hancurkan Iran paling lambat Maret 2041

RUU ini juga memerintahkan pemerintah mendobrak blokade atas Jalur Gaza, diberlakukan Israel sejak Juni 2007.

Pendiri sekaligus pemimpin senior Hamas di Jalur Gaza Mahmud Zahar tengah berbicara di telepon di rumahnya, Kota Gaza, Rabu, 24 Oktober 2012. (faisal assegaf/albalad.co)

Hamas terima fulus dari Qasim Sulaimani Rp 311 miliar pada 2006

Lawatan delegasi Hamas ke Iran ini berlangsung tiga bulan setelah mereka menang pemilihan umum.

Keponakan pemimpin Hizbullah nikahi putri Qasim Sulaimani

Pernikahan antara Rida dan Zainab berlangsung akhir pekan lalu.

Seorang ibu tengah mengisi buku belasungkawa atas meninggalnya komandan Brigade Quds Mayor Jenderal Qasim Sulaimani di Kedutaan Besar Iran di Jakarta, 10 Januari 2020. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Iran segera eksekusi pembocor keberadaan Jenderal Qasim Sulaimani sebelum dibunuh

Namun Husain Ismaili tidak menyebutkan bagaimana Musawi Majd bisa memperoleh akses ke lingkaran dekat Qasim Sulaimani dan apa bukti dari perbuatan pelaku memata-matai sang jenderal.





comments powered by Disqus