kabar

Trump pilih terapkan sanksi ketimbang balas serangan Iran

Dini hari ini, dua roket Katyusha ditembakkan ke arah Kedutaan Besar Amerika di Zona Hijau, Baghdad, namun tidak menimbulkan korban. 

09 Januari 2020 07:46

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran mengendur setelah Presiden Amerika Donald Trump memilih akan menerapkan sanksi lebih keras lagi terhadap negara Mullah itu ketimbang membalas serangan peluru kendali mereka. 

Iran kemarin dini hari menembakkan puluhan peluru kendali balistik ke arah dua markas pasukan Amerika di Irak, yakni pangkalan Ain al-Assad di Provinsi Anbar dan fasilitas militer di Irbil. 

Trump menekankan Amerika memiliki pasukan dan peralatan tempur hebat, tapi bukan berarti harus selalu digunakan. "Kami tidak ingin menggunakan kekuatan militer. Kemampuan Amerika, secara militer dan ekonomi, adalah penangkal terbaik," katanya dalam pidato disiarkan secara nasional. 

Karena itu, dia menambahkan Washington DC akan memberlakukan sanksi lebih keras lagi terhadap Teheran.

Amerika kembali menerapkan sanksi ekonomi atas Iran setelah Trump pada Mei 2018 keluar dari kesepakatan soal program nuklir Iran diteken pada 2015 di Ibu Kota Wina, Austria. 

Pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei kemarin bilang serangan atas dua markas Amerika itu merupakan balasan atas pembunuhan dilakukan terhadap komandan Brigade Quds Mayor Jenderal Qasim Sulaimani Jumat pekan lalu di Ibu Kota Baghdad, Irak.

Dini hari ini, dua roket Katyusha ditembakkan ke arah Kedutaan Besar Amerika di Zona Hijau, Baghdad, namun tidak menimbulkan korban. 

Kaum Syiah di Ibu Kota Kabul, Afghanistan, merayakan Hari Asyura, 19 Agustus 2021. (Albalad.co/Supplied)

Janji Taliban kepada mendiang Qasim Sulaimani untuk jaga keselamatan kaum Syiah di Afghanistan

Sebagai balasan, Iran menjanjikan dukungan dana dan teknis tidak terbatas bagi Taliban. Iran mengirim para perwira militernya untuk melatih dan memberi saran kepada para pejuang Taliban.

Penunjuk waktu hitung mundur penghancuran Israel oleh Iran pada 2041, dipasang di Ibu Kota Teheran, Iran. (Twitter)

Parlemen Iran bahas usulan beleid hancurkan Iran paling lambat Maret 2041

RUU ini juga memerintahkan pemerintah mendobrak blokade atas Jalur Gaza, diberlakukan Israel sejak Juni 2007.

Pendiri sekaligus pemimpin senior Hamas di Jalur Gaza Mahmud Zahar tengah berbicara di telepon di rumahnya, Kota Gaza, Rabu, 24 Oktober 2012. (faisal assegaf/albalad.co)

Hamas terima fulus dari Qasim Sulaimani Rp 311 miliar pada 2006

Lawatan delegasi Hamas ke Iran ini berlangsung tiga bulan setelah mereka menang pemilihan umum.

Keponakan pemimpin Hizbullah nikahi putri Qasim Sulaimani

Pernikahan antara Rida dan Zainab berlangsung akhir pekan lalu.





comments powered by Disqus