kabar

Mengenal penguasa baru Oman

Sultan Qabus telah menentukan pilihannya. Sultan Haitam bin Thariq naik takhta. Dia mempunyai empat anak: masing-masing dua lelaki dan perempuan.

12 Januari 2020 23:55

Sebelum jenazah Sultan Qabus bin Said bin Taimur dikubur kemarin, dewan keluarga kerajaan dan dean suksesi bentukan Sultan Qabus beranggotakan lima pejabat, sepakat membuka amplop berisi nama calon penguasa Oman ditulis oleh almarhum Sultan Qabus.

Sesuai hukum berlaku di Oman, keluarga kerajaan memiliki waktu tiga hari buat menentukan pengganti Sultan Qabus. Kalau tidak tercapai kesepakatan, maka surat wasiat dari Sultan Qabus harus dibuka untuk menghindari perselisihan keluarga.

Hasilnya kemarin, sepupu Sultan Qabus, Haitam bin Thariq bin Taimur tertera dalam surat wasiat Sultan Qabus, untuk menjadi penguasa Oman selanjutnya. Tidak seperti Sultan Qabus, Sultan Haitam tidak pernah mengecap pendidikan militer di Inggris. Dia lulusan Universitas Oxford, berpengalaman 20 tahun sebagai diplomat dan dua dasawarsa menjadi menteri kebudayaan. Dia juga bertanggung jawab atas Visi Oman 2040.

Menurut Dr Kristian Urichsen, peneliti di Baker Institute for Public Policy & Associate Fellow, yang berhak menjadi sutan Oman adalah anak lelaki muslim dari keturunan Sultan Turki bin Said, memerintah selama 1871-1888 dan merupakan leluhur Sultan Qabus.

"Banyak pihak sudah lama meyakini kandidat pengganti Sutan Qabus adalah ketiga sepupunya, adalah anak dari pamannya, Thariq bin Taimur," katanya. Sebab Sultan Qabus tidak memiliki putra. Dia pernah menikah sebentar namun bercerai dan tidak pernah berumah tangga lagi.

Ketiga sepupu Sultan Qabus itu adaah Assad bin Thariq, Haitam bin Thariq, dan Syihab bin Thariq.

Seperti mendiang Sultan Qabus, Assad juga lulusan Akademi Militer Sandhurst di Inggris. Pangkat terakhirnya brigadir jenderal dan menjadi wakil pribadi Sultan Qabus sejak 2002.

Pada Maret 2017, Sultan Qabus mengangkat Assad bin Thariq sebagai wakil perdana menteri. Jabatan inilah membikin banyak pihak meyakini Assad bakal menjadi Sultan Qabus.

Sedangkan Syihab bin Thariq menjadi penasihat Sultan Qabus sejak 2004. Dia juga menjadi kepala staf angkatan laut sedari 1990.

Sultan Qabus telah menentukan pilihannya. Sultan Haitam bin Thariq naik takhta. Dia mempunyai empat anak: masing-masing dua lelaki dan perempuan.

Kiri ke kanan: Presiden Libanon Rafiq Hariri, Raja Maroko Muhammad bin Hasan, dan Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman di Prancis. (Twitter/@moaidmahjoub)

Pelayan istana curi 36 jam tangan mewah milik raja Maroko

Salah satu koleksi Raja Muhammad adalah jam tangan Philippe Patek seharga Rp 16,3 miliar.

Delegasi muslim dipimpin Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim Syekh Muhammad bin Abdul Karim al-Isa, ulama asal Arab Saudi, mengunjungi Kamp Auschwitz di Polandia, 23 Januari 2020. (Twitter)

Ulama Saudi menolak diwawancarai media Israel saat berziarah ke Kamp Auschwitz

Lawatan Syekh Muhammad al-Isa itu berlangsung saat Arab Saudi sedang mempromosikan perubahan dari wajah Wahabi kaku dan keras menjadi Islam moderat.

Syekh Muhammad bin Abdul Karim al-Isa, ulama asal Arab Saudi sekaligus Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim, memimpin salat dan doa bagi arwah kaum Yahudi dibantai pasukan Nazi Jerman pada Perang Dunia Kedua saat melawat ke Kamp Auschwitz di Polandia, 23 Januari 2020. (Twitter)

Ulama Saudi pimpin salat dan doa bagi arwah kaum Yahudi dibantai Nazi

Hubungan Saudi-Israel makin mesra setelah Pangeran Muhammad bin Salman menjadi putera mahkota pada 21 Juni 2017. 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Anak Raja Salman curi data dalam telepon seluler Jeff Bezos

Sehabis membuka link video kiriman Bin Salman itulah, semua data dalam telepon pintar Bezos tersedot.





comments powered by Disqus