kabar

Ulama top Arab Saudi akan berdoa di bekas kamp pembantaian orang Yahudi di Polandia

Syekh Muhammad bin Abdul Karim al-Isa menyerukan kepada semua umat Islam untuk mempelajari sejarah Holocaust.

21 Januari 2020 14:42

Ulama top Arab Saudi Syekh Muhammad bin Abdul Karim al-Isa Kamis pekan ini akan mengunjungi kamp Auschwitz di Polandia, tempat pembantaian 1,1 orang Yahudi oleh tentara Nazi Jerman.

Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim itu bakal datang ke sana bareng Direktur AJC (Komite Yahudi Amerika) David Harris. Rencana lawatan kedua tokoh ini - cendekia muslim berumur 54 tahun dan korban selamat dari Holocaust (pembantaian kaum Yahudi oleh Nazi) berusia 70 tahun - merupakan kabar luar biasa.

Dua tahun sebelum berkunjung ke Museum Peringatan Holocaust di Washington, Amerika Serikat, Syekh Muhammad al-Isa berkirim surat ke pihak museum. Dalam suratnya, mantan menteri kehakiman Arab Saudi ini menyatakan simpati kepada para korban Holocaust, sebuah peristiwa mengguncang kemanusiaan.

Syekh Muhammad al-Isa mengunjungi museum itu pada Mei 2018. Sepulang dari sana, dia menulis opini dimuat di surat kabar the Washington Post. "Ada segunung bukti soal kebenaran Holocaust. Siapa saja pernah mendatangi Museum Peringatan Holocaust di Washington tidak mungkin menyangkal insiden itu."

Dia menyerukan kepada semua umat Islam untuk mempelajari sejarah Holocaust.

Setahun kemudian, Mei 2019, Syekh Muhammad al-Isa berjumpa David Harris. Keduanya bersepaata akan sama-sama melawat ke kamp Auschwitz pada 27 Januari tahun ini buat ikut memperingati 75 tahun pembebasan kamp itu oleh Tentara Merah.

Syekh Muhammad al-Isa bakal berdoa buat rawah korban pembantaian tentara Nazi di kamp itu.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Laporan intelijen Amerika simpulkan Bin Salman setujui operasi pembunuhan Khashoggi

Keterlibatan Bin Salman kian terbukti lantaran tujuh orang dari 15 anggota tim pembunuhan Khashoggi merupakan anggota pasukan pengawal pribadi Bin Salman.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Kesehatan Yuli Edelstein berswafoto sehabis disuntik vaksin Covid-19 pada 19 Desember 2020 (Twitter)

Tiga negara sudah terima vaksin Covid-19 gratis dari Israel

Netanyahu mengatakan akan menyumbang vaksin Moderna ke 30 negara. Dia membekukan kebijakan ini karena dipertanyakan banyak pihak.

Kapal kargo MV Helios Ray milik konglomerat asal Israel, Abraham Ungar, pada 26 Februari 2021 dihantam ledakan saat berlayar di Teluk Oman. (Katsumi Yamamoto/MarineTraffic.com)

Ledakan hantam kapal kargo milik konglomerat asal Israel di Teluk Oman

MV Helios Ray adalah milik Ray Shipping Ltd., perusahaan berkantor pusat di Tel Aviv. Pemilik sekaligus pendiri perusahaan itu bernama Abraham Ungar, 74 tahun.





comments powered by Disqus