kabar

Ulama Saudi menolak diwawancarai media Israel saat berziarah ke Kamp Auschwitz

Lawatan Syekh Muhammad al-Isa itu berlangsung saat Arab Saudi sedang mempromosikan perubahan dari wajah Wahabi kaku dan keras menjadi Islam moderat.

24 Januari 2020 20:33

Ulama asal Arab Saudi Syekh Muhammad bin Abdul Karim al-Isa tengah menziarahi kamp Auschwitz di Polandia menolak diwawancarai media Israel.

Kamp Auschwitz adalah bekas lokasi pembantaian sekitar 1,1 juta warga Yahudi oleh pasukan Nazi Jerman pada Perang Dunia Kedua. Syekh Muhammad al-Isa, menjabat Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim, datang ke sana ditemani CEO AJC (Komite Yahudi Amerika) David Harris menjelang peringatan 75 tahun pembebasan kamp tahanan itu ooleh Tentara Merah Uni Soviet.

Ketika the Times of Israel memperkenalkan diri dan ingin mengajukan pertanyaan, seorang asisten dari Syekh Muhammad al-Isa menyergah. Dia bilang ulama menetap di Kota Makkah itu tidak dapat menjawab pertanyaan dari media Israel. "Apalagi di hadapan banyak kamera," katanya.

Delegasi muslim dipimpin ulama menetap di Kota Makkah itu terdiri dari 62 orang, termasuk 25 tokoh berbagai aliran Islam, berasal dari 28 negara. Sedangkan rombongan AJC dikomandoi Harris meliputi 24 orang.

Dalam sambutannya, Syekh Muhammad al-Isa bilang Holocaust (pembantaian kaum Yahudi pada Perang Dunia Kedua) merupakan kejahatan kemanusiaan menyakitkan bagi umat agama apapun. Karena itu, dia berpesan agar seluruh masyarakat global memastikan tragedi memilukan ini tidak akan pernah terulang.

David Harris berharap kunjungan Syekh Muhammad al-Isa akan makin menjembatani hubungan antara muslim dan Yahudi.

Lawatan Syekh Muhammad al-Isa itu berlangsung saat Arab Saudi sedang mempromosikan perubahan dari wajah Wahabi kaku dan keras menjadi Islam moderat.

Presiden Chad Idris Deby mengadakan pertemuan dengan tamunya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di Ibu Kota N'Djamena, 20 Januari 2019. (Twitter/@netanyahu)

Dua pemimpin negara Arab telepon Trump ingin normalisasi hubungan dengan Israel

"Mereka cuma ingin keamanan, perdamaian, dan mereka telah lelah bermusuhan," ujar Trump.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

Pertemuan segitiga digelar di Abu Dhabi hari ini buat bahas normalisasi hubungan Sudan-Israel

Sudan meminta tiga syarat: bantuan dana segera senilai lebih dari US$ 3 miliar, komitmen Amerika dan UEA untuk mendukung ekonomi Sudan selama tiga tahun, dan menghapus Sudan dari daftar negara pendukung terorisme.

Sultan Oman Qabus bin Said melakukan pembicaraan bilateral dengan tamunya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di Ibu Kota Muskat, Oman, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Netanyahu pernah bertemu Bin Zayid di Abu Dhabi

Netanyahu ditemani bos Mossad pada 2018 terbang diam-diam ke Abu Dhabi.

Israel Katz, Menteri Luar Negeri Israel, bertemu Menteri Luar Negeri Bahrain Khalid bin Ahmad al-Khalifah di Washington DC, 17 Juli 2019. Keduanya membahas mengenai Iran. (Courtesy)

Ikatan rahasia Bahrain-Israel

Raja Bahrain sudah dua kali bertemu perdana menteri Israel.





comments powered by Disqus