kabar

Pelayan istana curi 36 jam tangan mewah milik raja Maroko

Salah satu koleksi Raja Muhammad adalah jam tangan Philippe Patek seharga Rp 16,3 miliar.

25 Januari 2020 02:24

Seorang pelayan istana didakwa mencuri 36 jam tangan mewah milik Raja Maroko Muhammad bin Hasan di istana di Kota Marakasy, berjarak 327 kilometer barat daya Ibu Kota Rabat, bulan lalu.

Perempuan berumur 46 tahun itu melakoni kejahatannya dibantu 14 orang lainnya, termasuk pasukan keamanan istana dan pedagang perhiasan. Sebanyak 15 terdakwa ini dihadirkan dalam sidang kemarin di Rabat. 

Terdakwa utama, perempuan bertugas membersihkan istana Raja Muhammad, sudah mengakui perbuatannya. Dia sudah menjual semua barang curian itu. 

Raj Muhammad dikenal mempunyai jam tangan supermewah dan perhiasan mahal. Dia juga senang membeli mobil dan lukisan mahal. 

Pada September 2018, Raja Muhammad memamerkan  jam tangan merek Patek Philippe di akun Instagramnya. Jam tangan bertabur berlian dan emas putih itu diperkirakan seharga US$ 1,2 juta (kini setara Rp 16,3 miliar).

Majalah Forbes memperkirakan raja berumur 57 tahun itu berharta US$ 2,1 miliar (Rp 28,6 triliun).

 

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

Biden siap wujudkan hubungan diplomatik Saudi dan Israel

Pada November tahun lalu, Netanyahu terbang ke Kota Neom, Arab Saudi, dan mengadakan pertemuan dengan Bin Salman. Itu menjadi pertemuan ketiga mereka.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Saudi Gazette)

Bin Salman dan dilema Biden

Bin Salman makin percaya tidak ada yang bisa membantah atau mencegah kuasa mutlaknya, sekalipun negara sebesar Amerika.

Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Israel Muhammad al- Khaja menyerahkan surat tugasnya kepada Presiden Israel Reuven Rivlin di Yerusalem, 1 Maret 2021. (Twitter/@AmbAlKhaja)

Duta besar UEA buat Israel serahkan surat tugas kepada Presiden Rivlin

Selain bertemu para pejabat senior Israel, kunjungan Al-Khaja untuk mencari lokasi bagi kantor Kedutaan Besar UEA dan rumah dinasnya di Tel Aviv.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat menyampaikan strategi baru PIF (Dana Investasi Pemerintah) untuk periode 2021-2025. . (Saudi Gazette)

Nasib Bin Salman, naik takhta atau terdepak

Sejak dia masuk jalur suksesi pada April 2015, dua putera mahkota tersingkir.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Biden siap wujudkan hubungan diplomatik Saudi dan Israel

Pada November tahun lalu, Netanyahu terbang ke Kota Neom, Arab Saudi, dan mengadakan pertemuan dengan Bin Salman. Itu menjadi pertemuan ketiga mereka.

02 Maret 2021

TERSOHOR