kabar

Tiga roket Katyusha hantam Kedutaan Amerika di Baghdad

Setidaknya satu orang cedera. dalam serangan itu.

27 Januari 2020 08:31

Tiga dari lima roket Katyusha ditembakkan milisi semalam waktu setempat (dini hari ini waktu Jakarta) menghantam kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat berloasi di Zona Hijau, jantung Ibu Kota Baghdad, Irak.

Seorang pejabat Amerika mengungkapkan kepada stasiun televisi CNN, insiden itu merusak kantin di dalam kompleks Kedutaan Amerika. Melalui akun Twitternya, mantan Menteri Luar Negeri Irak Hoshyar Zebari juga bilang hal serupa.Paling tidak satu orang luka dalam serangan ini, seperti dilansir Kurdistan 24.

Sedangkan stasiun televisi lokal, Al-Sumaria, melaporkan beberapa orang cedera.

Segera setelah kejadian itu, helikopter tempur Amerika terbang dan mendarat di dalam Kedutaan Amerika untuk mengevakuasi staf di sana.

Serangan terbaru ini berlangsug setelah para pengikut ulama Syiah berpengaruh, Muqtada Sadr, berunjuk rasa di Baghdad, menuntut pasukan Amerika mundur dari Irak. Parlemen juga sudah menyetujui agar bala tentara Amerika dipulangkan dari negara 1001 Malam itu.

Sentimen anti-Amerika meningkat di Irak setelah pesawat nirawak negara adikuasa ini menewaskan komandan Brigade Quds Mayor Jenderal Qasim Sulaimani dan wakil pemimpin paramiliter PMF (Pasukan Mobilisasi Rakyat) Abu Mahdi al-Muhandis, awal bulan ini.

Akhir bulan lalu, ribuan demonstran menyerbu dan merusak sebagian kecil kompleks Kedutaan Amerika di Baghdad setelah serbuan udara Amerika menewaskan 25 anggota milisi Kataib Hizbullah. 

Revital, putri dari seorang rabbi, berpose di depan altar Sinagoge Zargariyan di Ibu Kota Teheran, Iran, 2 Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

20 persen warga Eropa percaya organisasi Yahudi rahasia mengatur isu politik dan ekonomi global

Seperlima warga Eropa juga percaya orang-orang Yahudi telah memanfaatkan isu Holocaust untuk kepentingan mereka sendiri. 

Wakil Menteri Kesehatan Iran Iraj Harirchi. (Twitter)

Wakil menteri kesehatan Iran terinfeksi virus corona

Virus Covid-19 telah menginfeksi 95 orang di Iran, termasuk 15 orang meninggal. 

Kompleks makam Imam Ali Rida di Kota Masyhad, Iran, Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Virus corona sasar peziarah Syiah

Di kawasan Timur Tengah, virus Covid-19 telah menyebar ke Iran, Irak, Mesir, Israel, Libanon, Bahrain, Kuwait, dan Oman. 

Virus corona serbu Timur Tengah. (Middle East Eye)

50 orang di Qom meninggal akibat virus corona

Versi pemerintah Iran, 12 orang meninggal.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

20 persen warga Eropa percaya organisasi Yahudi rahasia mengatur isu politik dan ekonomi global

Seperlima warga Eropa juga percaya orang-orang Yahudi telah memanfaatkan isu Holocaust untuk kepentingan mereka sendiri. 

26 Februari 2020

TERSOHOR