kabar

Arab Saudi larang warganya kunjungi Cina

Kalau warga asing menetap di Saudi nekat melawat ke Cina, maka tidak izinkan kembali ke negeri Dua Kota Suci itu.

06 Februari 2020 21:29

Arab Saudi telah melarang warganya berkunjung ke Cina agar tidak tertular virus corona jenis 2019-nCoV. Larangan juga diberlakukan bagi warga asing menetap di negara Kabah itu, seperti dilansir Saudi Press Agency.

Direktorat Jenderal Paspor Arab Saudi memperingatkan kalau warga asing menetap di Saudi nekat melawat ke Cina, maka tidak izinkan kembali ke negeri Dua Kota Suci itu. Jika warga Saudi melanggar larangan juga dikenai sanksi namun tidak penjelasan hukumannya seperti apa.

Ahad lalu, maskapai Saudi Arabian Airlines menghentikan rute penerbangan ke Cina. Di hari itu pula, Saudi memulangkan sepuluh mahasiswanya dari Kota Wuhan, Prvinsi Hubei, Cina, merupakan pusat penyebaran virus corona.

Sampai sekarang belum ada kasus warga Saudi atau warga asing tinggal di sana terkena virus corona.

Hingga hari ini, menurut Komisi Kesehatan Cina, 563 rang di negara Tirai Bambu itu meninggal akibat virus corona dan 28.018 orang lainnya sudah terinfeksi virus ini.

WH (Organisasi Kesehatan Dunia) telah menetapkan status darurat global buat menangani penyebaran virus 2019-nCoV itu.

Pelaksanaan salat berjamaah di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Menteri Islam Arab Saudi perintahkan saf salat diperlebar

Sampai kemarin, Covid-19 menginfeksi 86 orang di Saudi, termasuk 48 pasien di Kota Makkah. 

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Penderita Covid-19 di Makkah bertambah jadi 48 orang

Saudi juga membersihkan dan mensterilkan Mataf dan semua pintu masuk Masjid Al-Haram tujuh kali sehari. 

Masjid Imam Muhammad bin Abdul Wahab di Ibu Kota Doha, Qatar, 23 Maret 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Dalam sehari 238 orang terinfeksi virus corona di Qatar

Penderita Covid-19 di Qatar saat ini berjumlah 262 orang.





comments powered by Disqus