kabar

Kurdi adili seribu jihadis ISIS asing mulai bulan depan

Vonis bagi anggota ISIS bervariasi mulai 1-20 tahun penjara, tergantung tingkat kesalahan mereka.

09 Februari 2020 19:09

Pemerintahan otonomi Kurdi di wilayah utara dan timur Suriah (Rojava) Maret mendatang mulai mengadili lebih dari seribu jihadis asing.

Kepala Biro Luar Negeri Pemerintahan Otonomi Rojava Abdul Karim Umar menjelaskan pihaknya akan membentuk sebuah pengadilan khusus untuk mengadili jihadis asing tanpa mempedulikan apakah negara dari jihadis bersangkutan mau terlibat atau tidak dalam proses peradilan itu.

"Tidak ada negara bertindak untuk memulangkan warganya menjadi anggota ISIS...juga tidak ada pembentukan pengadilan internasional...jadi kami memutuskan untuk mulai mengadili jihadis ISIS luar negeri pada Maret 2020," kata Abdul Karim, seperti dilansir Rojava Information Center.

Saat ini terdapat lebih dari seirbu jihadis ISIS dalam tahanan Kurdi di wilayah otonomi Rojava. Selain itu, ada sekitar 9.500 anak anggota ISIS asing, kebanyakan berumur di bawah lima tahun, dan empat ribu perempuan asing terlibat ISIS.

Pemerintahan otonomi Rojava tidak memberlakukan hukuman mati. Vonis bagi anggota ISIS bervariasi mulai 1-20 tahun penjara, tergantung tingkat kesalahan mereka.

Sejauh ini, pengadilan di Rojava telah mengadili tujuh ribu anggota ISIS lokal dan enam ribu anggota ISIS setempat lainnya masih menunggu untuk diadili.

Tahun ini, baru 500 orang-orang terlibat ISIS dipulangkan ke negara asal mereka.

Secara keseluruhan terdapat sekitar 14.500 jihadis ISIS asing dan keluarga mereka dalam tahanan dan kamp di Rojava, utara Suriah.

 

Daftar nama warga Indonesua terkait ISIS di kamp Ain Isa. (Rojava Information Center)

Kurdi tidak akan adili keluarga jihadis ISIS asing

"Yang akan diadili hanya jihadis lelaki dan sebagian kecil perempuan. Jumlah mereka seribuan orang," kata Robin Fleming.

Tenda pernah dipakai keluarga anggota ISIS asal Indonesia di kamp Ain Isa, utara Suriah. Mereka sudah kabur dari sana pada Oktober 2019. (Rojava Information Center)

Indonesia tidak akan pulangkan warganya menjadi anggota ISIS di Suriah

Terdapat 689 warga Indonesia bergabung dengan ISIS di Suriah dan Irak berdasarkan data CIA.

Polisi Israel menembakkan gas air mata ke arah warga Palestina di dalam Masjid Al-Aqsa, dalam bentrokan terjadi pada 26 Juni 2016. (Press TV)

Pemimpin ISIS serukan kepada pengikutnya serang Israel

"Fokus baru kita adalah memerangi Yahudi dan mengambil kembali apa yang telah mereka curi dari kaum muslim," ujar Abu Hamzah.

Mufti ISIS Syifa an-Nikmah ditangkap polisi Irak di Kota Mosul, 16 Januari 2020. (Twitter)

Irak tangkap mufti ISIS berbadan gembrot

Syifa adalah orang mengeluarkan fatwa untuk melaksanakan hukuman mati dan menghancurkan tempat-tempat bersejarah di Mosul, termasuk kubur Nabi Yunus. 





comments powered by Disqus