kabar

UEA larang tradisi ciuman hidung buat hindari penularan virus corona

Hingga hari ini virus corona sudah menewaskan 908 orang dan 40.171 orang telah terjangkit virus itu. 

10 Februari 2020 13:05

Kementerian Kesehatan Uni Emirat Arab (UEA) melarang penduduk di negara Arab Teluk itu melakoni tradisi ciuman hidung ketika berjumpa atau berpisah. Imbauan ini untuk mencegah penularan virus corona jenis 2019-nCoV.

Seruan itu disampaikan saat banyak negara berusaha keras untuk mencegah penyebaran virus corona masuk ke negara mereka. 

Kementerian Kesehatan juga meminta penduduk UEA tidak berjabat tangan saat bertemu atau berpisah, berpelukan, atau cium pipi. 

Virus corona, penyebaran dimulai dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Cina, hingga hari ini sudah menewaskan 908 orang dan 40.171 orang telah terjangkit virus itu. 

Di UEA, sudah enam orang terkena virus corona.

 

Revital, putri dari seorang rabbi, berpose di depan altar Sinagoge Zargariyan di Ibu Kota Teheran, Iran, 2 Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Korban meninggal akibat virus corona di Iran naik jadi 18 orang

Versi pemerintah hari ini naik menjadi delapan orang mengembuskan napas terakhir.

Kompleks makam Imam Ali Rida di Kota Masyhad, Iran, Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Kuwait akan evakuasi 700 warganya dari Iran

Penderita virus Covid-19 muncul di Kota Qom, Iran, Rabu lalu dan telah menginfeksi 28 orang, termasuk lima meninggal.

Pemandangan pada Selasa sore, 31 Mei 2016, di pusat belanja Lale di Ibu Kota Teheran, Iran. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Jumlah korban meninggal akibat virus corona di Iran bertambah jadi lima orang

Pada Rabu dan Kamis lalu, masing-masing dua warga Iran meninggal karena mengidap virus Covid-19.

Mobil Peugeot berseliweran di sekitar Menara Azadi di jantung Ibu Kota Teheran, Iran, Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Dua warga Iran meninggal akibat terinfeksi virus corona

Ini kematian pertama penderita virus corona di Timur Tengah.





comments powered by Disqus