kabar

Indonesia tidak akan pulangkan warganya menjadi anggota ISIS di Suriah

Terdapat 689 warga Indonesia bergabung dengan ISIS di Suriah dan Irak berdasarkan data CIA.

11 Februari 2020 20:14

Pemerintah Indonesia menyatakan tidak akan memulangkan warganya bergabung dengan milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah). Keputusan itu berdasarkan hasil rapat kabinet di istana dipimpin Presiden Joko Widodo hari ini. 

Kepada wartawan usaj rapat kabinet, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menjelaskan repatriasi anggota ISIS dari Suriah akan membahayakan keamanan rakyat. "Sehingga pemerintah tidak ada rencana memulangkan teroris, bahkan tidak akan memulangkan jihadis ke Indonesia," katanya. 

Dia bilang pemerintah akan mempertimbangkan pemulangan anak-anak anggota ISIS berumur di bawah sepuluh tahun. Namun ini akan dilihat per kasus apakah di sana mereka memiliki orang tua atau tidak. 

Menurut Mahfud, terdapat 689 warga Indonesia bergabung dengan ISIS di Suriah dan Irak berdasarkan data CIA (dinas rahasia luar negeri Amerika Serikat). Dari jumlah ini, baru 228 orang diketahui identitasnya. 

 

Rekaman video pembakaran paspor oleh anak-anak Indonesia telah bergabung dengan ISIS di Suriah. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Peneliti ISIS tersohor dibunuh di Baghdad

Albalad.co bulan lalu sempat mewawancarai Husyam. Ketika itu dia mengatakan saat ini ada enam hingga tujuh ribu pejuang ISIS aktif di Irak dan Suriah.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir bercengkerama dengan keluarga Abu Muhammad, pengungsi asal Suriah tinggal di kamp Azraq, Yordania, 3 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Pemimpin Al-Qaidah di Suriah tewas

Khalid al-Aruri adalah sahabat dari mendiang pendiri ISIS Abu Musab az-Zarqawi.

Amir Muhamnad Abdurrahman al-Mauli as-Salbi, pemimpin baru ISIS. (Courtesy)

Pemimpin baru ISIS dikabarkan tewas di Idlib

Hingga kabar ini dilansir, belum ada pengumuman resmi dari pemerintah Amerika Serikat.

Mufti ISIS Syifa an-Nikmah ditangkap polisi Irak di Kota Mosul, 16 Januari 2020. (Twitter)

Pengadilan Mosul keluarkan vonis mati bagi mufti ISIS

Kedua putranya juga anggota ISIS: satu orang telah divonis mati dan seorang lagi menjalani hukuman lima tahun penjara di Irak.





comments powered by Disqus