kabar

Warga Arab Saudi bersiap rayakan Hari Valentine

Terobosan membolehkan perayaan Hari Valentine di negara Kabah itu muncul pada 2018, ketika mantan Kepala Kepolisian Syariah Kota Makkah Syekh Ahmad Qasim al-Ghamdi mengumumkan Hari Valentine tidak bertentangan dengan syariat Islam.

14 Februari 2020 00:50

Persiapan menyambut Hari Valentine di Arab Saudi sudah terlihat beberapa hari sebelumnya. Bunga mawar dan cokleat berbentuk hati ramai dijual di toko-toko.

Untuk tahun ketiga, anak-anak muda Saudi bebas merayakan Hari Valentine, sebelumnya dinyatakan haram. Para penjual bunga dan pedagang aksesoris Valentine biasanya menjual dagangan mereka sembunyi-sembunyi. Sebab kalau ketahuan bisa dtangkap atau izin toko dicabut.

Terobosan membolehkan perayaan Hari Valentine di negara Kabah itu muncul pada 2018, ketika mantan Kepala Kepolisian Syariah Kota Makkah Syekh Ahmad Qasim al-Ghamdi mengumumkan Hari Valentine tidak bertentangan dengan syariat Islam. Merayakan kasih sayang bersifat universal, bukan hanya untuk kaum non-muslim.

Sekarang warga Saudi bebas membeli beragam hadiah bagi orang-orang tersayang buat merayakan Hari Valentine.

 

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Arab Saudi peringkat ke-15 dalam daftar negara dengan jumlah penderita Covid-19 terbanyak

Amerika Serikat memuncaki daftar dengan pengidap Covid-19 sebanyak 2.686.928 orang.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketambahan 3.383 kasus baru, jumlah pengidap Covid-19 di Saudi jadi 197.608 orang

Penderita Covid-19 di Makkah melonjak menjadi 25.026 orang, termasuk 429 meninggal.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Israel girang Arab Saudi sebut Iran negara sponsor terorisme

Arab Saudi bareng Israel dan Amerika menuding pencabutan embargo senjata akan membuatIran menciptakan ketidakstabilan di Timur Tengah dengan mempersenjatai milisi-milisi binaannya.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Ketambahan 3.402 kasus baru, jumlah pengidap Covid-19 di Saudi jadi 194.225 orang

Penderita Covid-19 di Makkah meningkat menjadi 24.755 orang, termasuk 420 meninggal.





comments powered by Disqus