kabar

Kurdi tidak akan adili keluarga jihadis ISIS asing

"Yang akan diadili hanya jihadis lelaki dan sebagian kecil perempuan. Jumlah mereka seribuan orang," kata Robin Fleming.

15 Februari 2020 01:59

Pemerintahan otonomi Kurdi di timur laut Suriah (Rojava) tidak akan mengadili keluarga anggota ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) asing berada di kamp pengungsian di Ain Isa, Al-Haul, dan Roj.

"Yang akan diadili hanya jihadis lelaki dan sebagian kecil perempuan dalam penjara. Jumlah mereka seribuan orang," kata Robin Fleming, peneliti di Rojava Information Center, saat dihubungi Albalad.co melalui telepon WhatsApp hari ini. Dia belum bisa memastikan berapa jihadis asal Indonesia akan masuk dalam proses peradilan.

Robin menambahkan sampai sekarang belum diketahui kapan peradilan terhadap jihadis ISIS asing akan mulai dilakukan. Juga belum diketahui di mana pengadilan itu akan dibentuk dan berapa ancaman hukuman terhadap mereka.

Dia menjelaskan para pejabat Rojava sedang bepergian ke sejumlah negara Eropa, termasuk Finkandia dan Norwegia, untuk meminta bantuan teknis, hukum, dan dana buat menggelar peradilan bagis jihadis ISIS asing. Dia memperkirakan waktu dan tempat peradilan akan diumumkan pekan depan.

Sejauh ini baru tujuh ribu jihadis ISIS asal Irak dan Syuriah telah diadili di Rojava, Enbam ribu lainnya masih menunggu jadwal. Pengadilan terhadap jihadis ISIS lokal itu berlangsung di Kota Qamisyli.

Selama 2013-2018 terdapat sekitar 40 ribu warga dari seratus negara datang ke Suriah dan Irak buat bergabung dengan ISIS.

Daftar nama warga Indonesua terkait ISIS di kamp Ain Isa. (Rojava Information Center)

Belum ada keluarga ISIS asal Indonesia di Suriah menjalani program deradikalisasi

Sebanyak 76 keluarga ISIS dipindah dari kamp Al-Haul ke Ar-Roj berasal dari Inggris, Prancis, dan Jerman.

Tenda pernah dipakai keluarga anggota ISIS asal Indonesia di kamp Ain Isa, utara Suriah. Mereka sudah kabur dari sana pada Oktober 2019. (Rojava Information Center)

Ratusan jihadis ISIS asal Indonesia ditahan di Irak dan Suriah

Paling banyak ada 200 jihadis ISIS dari Indonesia ditahan oleh militer Irak.

Rekaman video pembakaran paspor oleh anak-anak Indonesia telah bergabung dengan ISIS di Suriah. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

48 warga Indonesia sedang bertempur di Yaman

Di Afghanistan, terdapat kurang dari selusin warga Indonesia bergabung dengan ISIS.

Rekaman video pembakaran paspor oleh anak-anak Indonesia telah bergabung dengan ISIS di Suriah. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Peneliti ISIS tersohor dibunuh di Baghdad

Albalad.co bulan lalu sempat mewawancarai Husyam. Ketika itu dia mengatakan saat ini ada enam hingga tujuh ribu pejuang ISIS aktif di Irak dan Suriah.





comments powered by Disqus