kabar

Puteri Saudi desak Polri tangkap satu tersangka penipu dirinya

"Dia gusar dan menanyakan terus tiap hari," kata I Wayan Mudita, kuasa hukum Puteri Luluah.

17 Februari 2020 13:02

Puteri Luluah binti Muhammad bin Abdullah as-Saud dari kerajaan Arab Saudi mendesak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) segera menangkap satu lagi tersangka kasus penipuan terhadap dirinya. 

"Puteri Luluah mendesak Evi segera dibekuk karena Eka sudah lama ditangkap," kata kuasa hukum Puteri Luluah, I Wayan Mudita dati kantor pengacara Antariksa Law Firm, saat dihubungi Albalad.co melalui telepon WhatsApp. "Dia gusar dan menanyakan terus tiap hari."

Berdasarkan informasi dari tim penyidik, lanjut Wayan Mudita, uang hasil menipu Puteri Luluah sebesar Rp 512 miliar juga mengalir ke keluarga tersangka. Ini hasil dari pemeriksaan terhadap tiga kerabat tersangka. 

Polisi menangkap tersangka berinisial EAH alias Eka akhir bulan lalu. Kepada Albalad.co dua pekan lalu, Direktur Tindak Pidana Umum Polri Brigadir Jenderal Ferdy Sambo bilang polisi telah memasukkan tersangka EMC alias Evi, merupakan ibu dari tersangka EAH alias Eka, ke dalam daftar pencarian orang. 

Evi dan Eka adalah dua pelaku menipu Puteri Luluah dalam pembelian lahan dan pembangunan resor di Bali. Kejahatan keduanya merugikan Puteri Luluah senilai Rp 512 miliar. 

 

Suasana di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, setelah Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz memerintahkan isolasi terhadap kota Makkah, Madinah, Riyadh pada 25 Maret 2020. (Haramain Info)

Penderita Covid-19 di Makkah bertambah jadi 384 orang, di Madinah 233 orang

Arab Saudi telah menerapkan jam malam 24 jam sehari terhadap Makkah dan Madinah hingga waktu belum ditentukan. 

Kafe Lorca di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Trip Advisor)

Korban meninggal karena Covid-19 di Arab Saudi naik jadi 25 orang

Jumlah pengidap Covid-19 di negara Kabah itu kini 2.039 orang.

Jalan di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, lengang dari kendaraan setelah jam malam diberlakukan sejak 23 Maret 2020. (Twitter)

Empat kota dengan jumlah penderita Covid-19 terbanyak di Arab Saudi

Jam malam 24 jam berlaku di Makkah dan Madinah hingga waktu belum ditentukan.

Seorang jamaah sedang membaca Al-Quran di Masjid Nabawi, Kota Madinha, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Sudah 199 orang terinfeksi Covid-19 di Madinah

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi hari ini mulai menerapkan jam malam 24 jam di Makkah dan Madinah.





comments powered by Disqus