kabar

Pejabat Israel klaim Indonesia kian dekat dengan Israel

"Itu kan cuma klaim sepihak," ujar seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Indonesia.

18 Februari 2020 12:55

Meski kedua negara tidak memiliki hubungan diplomatik, relasi informal antara Indonesia dan Israel diklaim berjalan erat.

"Hubungan informal antara Israel dan Indonesia berlangsung makin erat," kata mantan Duta Besar Israel untuk Amerika Serikat Dore Gold saat dihubungi Albalad.co melalui telepon WhatsApp hari ini.

Namun dia belum mau menjelaskan seperti apa kedekatan hubungan antara Israel dan Indonesia. 

Israel dan Indonesia memang memiliki hubungan dalam bidang perdagangan, investasi, pertanian, pendidikan, wisata, dan militer. 

Menanggapi pernyataan Gold itu, seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Indonesia menanggapi dengan senyuman lebar. "Itu kan cuma klaim sepihak," ujarnya. 

 

Steve Stein, pengusaha Israel menjadi fasilitator bagi program pelatihan dan beasiswa bagi orang-orang Indonesia ke Israel. (Steve Stein buat Albalad.co)

Pengusaha Israel: Sudah saatnya Indonesia buka hubungan diplomatik dengan Israel

Timur Tengah baru ingin bersekutu dengan Israel lantaran negara Bintang Daud ini penghulu hampir di semua sektor: teknologi, pertanian, air, energi, perdagangan, perbankan, dan keamanan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel Lior Hayat. (Lior Hayat buat Albalad.co)

Indonesia dan Israel sama-sama rugi kalau tidak bina hubungan resmi

Negara Zionis itu tidak memiliki ganjalan buat menjalin hubungan resmi dengan Indonesia.

Mantan menteri Komunikasi Israel Ayub Kara. Dia adalah orang kepercayaan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk urusan negara Arab dan muslim. (Wikipedia)

Orang kepercayaan Netanyahu sebut Indonesia sangat butuh teknologi dari Israel

"Isu Palestina tidak lagi relevan saat ini. Negara-negara Timur Tengah juga sudah berhenti membahas masalah Palestina. Mereka tidak peduli lagi dengan Palestina, menyedihkan," ujar Ayub Kara.

Delegasi muslim asal Indonesia, termasuk dua pejabat MUI - Profesor Istibsyaroh dan Kiai Mayshudi Suhud - saat diterima di kediaman Presiden Israel Reuven Rivlin pada 18 Januari 2017. (Albalad.co/Istimewa)

Netanyahu: Kami ingin bina hubungan diplomatik dengan Indonesia

Sudah tiga kali terjadi pertemuan antara perdana menteri Israel dengan pemimpin Indonesia, yaitu Yitzhak Rabin dan Soeharto (1993), Abdurrahman Wahid dan Ehud Barak (2001), serta Jusuf Kalla dan Netanyahu (2018).





comments powered by Disqus