kabar

Bahrain penjarakan warganya tiga tahun karena bakar bendera Israel

Ini kali pertama negara Arab memenjarakan warganya lantaran membakar simbol negara Zionis itu.

21 Februari 2020 04:45

Sebuah pengadilan di Bahrain menjatuhkan hukuman tiga tahun penjara terhadap seorang lelaki karena membakar bendera Israel dalam sebuah unjuk rasa berakhir ricuh, seperti dilansir media setempat Senin lalu.

Mahkamah Agung menolak kasasi diajukan pria tidak disebutkan identitasnya ini. Dia juga dikenai dakwaan memimpin demosntrasi ilegal dan membuat kekacauan.

Protes pro-Palestina itu terjadi Mei tahun lalu. Terdakwa bareng sepuluh orang lainnya memblokir jalan masuk ke Desa Abu Saiba dengan membikin api unggun di tengah jalan, kemudian membakar sebuah bendera Israel.

Vonis penjara lantaran membakar bendera Israel itu memicu kemarahan lusinan warga Bahrain di media sosial. Ini kali pertama di negara Arab, seorang warganya dipenjara sebab membakar bendera negara Zionis itu.

Meski tidak memiliki hubungan diplomatik, hubungan Bahrain-Israel mesra dalam beberapa tahun belakangan. Desember tahun lalu, Rabbi Shlomo Amar bertemu raja Bahraian di Ibu Kota Manama.

Dua bulan sebelumnya, Dana Benvenisti Gabay dari Kementerian Luar negeri Israel menghadiri konferensi keamanan di Bahrain. "Israel adalah sebuah negara di Timur Tengah...dan Israel ada untuk bertahan," kata Menteri Luar Negeri Bahrain Khalid bin Ahmad al-Khalifah.

Israel Katz, Menteri Luar Negeri Israel, bertemu Menteri Luar Negeri Bahrain Khalid bin Ahmad al-Khalifah di Washington DC, 17 Juli 2019. Keduanya membahas mengenai Iran. (Courtesy)

Israel kirim delegasi ke Bahrain

Lawatan ini berlangsung sehari setelah Netanyahu dan Syekh Salman berkomunikasi langsung melalui telepon.

Syekh Saleh bin Muhammad at-Talib, imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Twitter)

Arab Saudi tahan imam dan khatib Masjid Al-Haram sejak Agustus 2018

Sejak Bin Salman menjadi putera mahkota pada Juni 2017, Saudi getol menangkapi ulama, akademisi, aktivis, wartawan, konglomerat, pejabat, dan pangeran dianggap menentang kebijakan-kebijakannya.

Jamaah bertawaf di kompleks Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi izinkan jamaah dari luar negeri berumrah mulai 1 November

Jumlah jamaah dari luar negeri dibolehkan berumrah dinaikkan bertahap, tergantung pada kondisi penyebaran Covid-19 di negara masing-masing.

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Muhammad Saleh bin Tahir al-Bantani. (Arab News)

Arab Saudi akan buka umrah dalam tiga tahap

Jamaah datang dari negara lain baru boleh berumrah tahun depan.





comments powered by Disqus