kabar

Gadis Makkah bernyanyi rap hebohkan Arab Saudi

Banyak orang menilai rekaman video lagu rap itu menistakan status Makkah sebagai kota suci dan tidak menunjukkan kepribadian gadis Makkah.

23 Februari 2020 07:22

Seorang gadis di Kota Makkah, Arab Saudi, menghebohkan negara Kabah itu setelah rekaman video dirinya tengah bernyanyi rap tersebar di media sosial.

Dia tidak berjilbab dan berabaya hitam seperti perempuan Makkah umumnya. Gadis berkulit gelap itu berkerudung putih dan berkacamata hitam.

Lagu berjudul Bint Makkah (Seorang Gadis dari Makkah) ini dinyanyikan dalam sebuah kedai kopi. Lirik-liriknya memuji perempuan di kota suci itu. Terlihat pula anak lelaki dan perempuan menari.

"Saya seorang gadis dari Makkah berhak bekerja keras. Di waktu-waktu sulit, dia tidak menyerah. Dia bersemangat lagi," demikian lirik lagu kontroversial itu.

Banyak orang menilai rekaman video lagu rap itu menistakan status Makkah sebagai kota suci dan tidak menunjukkan kepribadian gadis Makkah. Para pengecam kemudian mempopulerkan tanda pagar #Kamu_Bukan_Gadis_Makkah.

Menanggapi hal ini, Gubernur Makkah Pangeran Khalid bin Faisal memerintahkan polisi siapa saja terlibat dalam pembuatan video itu segera ditangkap dan diadili. "Video menghina kebiasaan dan tradisi orang Makkah dan berlawanan dengan identitas dan tradisi mereka terhormat," katanya.

Sebagian laporan menyebutkan penyanyi itu bukan gadis asli Makkah tapi penduduk Makkah.

Sudah tiga tahun terakhir, perempuan Saudi menikmati sejumlah kebebasan: boleh menyetir mobil dan mengendarai sepeda mtor, boleh menonton pertandingan sepak bola di stadion, boleh nongkrong di kafe, boleh berolahraga di tempat umum.

 

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Sejarawan Makkah sarankan Arab Saudi batalkan haji

Kalau haji dibatalkan Arab Saudi rugi Rp 1.465 triliun.  

Jamaah bertawaf di kompleks Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Wabah virus corona masuk ke Makkah

Hingga hari ini, tambahan lima penderita baru itu membuat pengidap Covid-19 di Arab Saudi berjumlah 20 orang.

Masjid Al-Haram di Kota Nakkah, Arab Saudi, benar-benar sepi dari jamaah. (Screencapture)

Umrah dihentikan, Masjid Al-Haram benar-benar sepi dari jamaah

Dari enam negara Arab Teluk, tinggal Saudi belum kemasukan wabah virus corona.





comments powered by Disqus