kabar

Kuwait akan evakuasi 700 warganya dari Iran

Penderita virus Covid-19 muncul di Kota Qom, Iran, Rabu lalu dan telah menginfeksi 28 orang, termasuk lima meninggal.

23 Februari 2020 09:25

Kuwait akan mengirim sejumlah pesawat Kuwait Airways untuk mengevakuasi 700 warganya dari Kota Masyhad, Iran, setelah wabah virus corona Covid-19 muncul di negara Mullah itu.

Pengiriman pesawat itu dimulai kemarin sehabis Kuwait Airways menghentikan semua penerbangan ke Iran. Kuwait Airways menyatakan bersiap siaga buat memulangkan warga Kuwait dari Iran kapan saja dbutuhkan.

Kuwait Airways Kamis lalu menyetop semua penerbangan ke Iran tanpa batas waktu sambil melihat perkembangan wabah virus Covid-19 di negeri Persia itu.

Penderita virus Covid-19 muncul di Kota Qom, Iran, Rabu lalu dan telah menginfeksi 28 orang, termasuk lima meninggal.

Sampai sekarang, virus Covid-19, pertama kali ada di Kota Wuhan, Cina, telah menewaskan lebih dari 2.300 orang dan menginfeksi 76 ribu lainnya di hampir 30 negara.

Sinagoge Haim di kawasan Simi, Ibu Kota Teheran, Iran. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Sudah 107 orang meninggal akibat virus corona di Iran

Provinsi paling banyak memiliki penderita virus Covid-19 adalah Teheran (1.352 orang). Disusul Qom (386 orang), Gilan (333 orang), dan Isfahan (238 orang).

Pemandangan pada Selasa sore, 31 Mei 2016, di pusat belanja Lale di Ibu Kota Teheran, Iran. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

77 orang meninggal akibat virus corona di Iran

Korban meninggal gegara virus Covid-19 di Iran terbesar di luar Cina.

Kepala perawat di Rumah Sakit Danesywari di Ibu Kota Teheran, Iran, menunda pernikahan demi mengurus pasien virus corona Covid-19. (Al-Arabiya)

Perawat Iran tunda nikah demi urus pasien virus corona

Dari negeri Persia ini, virus Covid-19 menyebar ke negara lain di kawasan itu, yakni Bahrain, Kuwait, Arab Saudi, Oman, Irak, dan Libanon.

Tim medis menyemprotkan desinfektan untuk sanitasi dalam kompleks makam Imam Ali Rida di Kota Masyhad, Iran. (Courtesy)

Korban meninggal akibat virus corona di Iran bertambah jadi 54 orang

Dalam 24 jam terakhir, sebelas orang mengembuskan napas terakhir dan 385 orang terjangkit virus Covid-19.





comments powered by Disqus