kabar

Korban meninggal akibat virus corona di Iran naik jadi 18 orang

Versi pemerintah hari ini naik menjadi delapan orang mengembuskan napas terakhir.

23 Februari 2020 17:08

Jumlah korban meninggal di Iran akibat terinfeksi virus corona Covid-19 terus bertambah dan hari ini menjadi 18 orang, seperti dilansir Al-Arabiya dengan mengutip sejumlah sumber.

Namun pemerintah Iran mengumumkan hari ini dua orang meninggal, sehingga jumlah korban jiwa lantaran mengidap virus Covid-19 menjadi delapan orang. Secara keseluruhan, terdapat 43 penderita virus Covid-19, termasuk yang meninggal.

Iran adalah negara Timur Tengah pertama memiliki kasus penderita virus Covid-19 mengembuskan napas terakhir. Dimulai oleh kematian dua lelaki tua di Kota Qom Rabu lalu.

Mulai hari ini, Teheran meliburkan semua sekolah dan perguruan tinggi selama dua hari di Kota Qom dan sepekan di Kota Arak. 

Menanggapi wabah virus Covid-19 di Iran, Kuwait hari ini memutuskan melarang semua kapal dari Iran berlabuh di Iran. Sehari sebelumnya, maskapai Kuwait Airways menghentikan semua penerbangan ke negara Mullah itu.

Hingga hari ini, sebanyak 2.442 orang terinfeksi virus Cvid-19 meninggal, sebagian besar di Cina, dan 76.936 orang lainnya terinfeksi virus itu.

WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) akhir bukan lalu menetapkan status darurat global buat menangani penyebaran virus Covid-19, muncul pertama kali di Kota Wuhan, Cina, Desember tahun lalu.

Sinagoge Haim di kawasan Simi, Ibu Kota Teheran, Iran. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Sudah 107 orang meninggal akibat virus corona di Iran

Provinsi paling banyak memiliki penderita virus Covid-19 adalah Teheran (1.352 orang). Disusul Qom (386 orang), Gilan (333 orang), dan Isfahan (238 orang).

Pemandangan pada Selasa sore, 31 Mei 2016, di pusat belanja Lale di Ibu Kota Teheran, Iran. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

77 orang meninggal akibat virus corona di Iran

Korban meninggal gegara virus Covid-19 di Iran terbesar di luar Cina.

Kepala perawat di Rumah Sakit Danesywari di Ibu Kota Teheran, Iran, menunda pernikahan demi mengurus pasien virus corona Covid-19. (Al-Arabiya)

Perawat Iran tunda nikah demi urus pasien virus corona

Dari negeri Persia ini, virus Covid-19 menyebar ke negara lain di kawasan itu, yakni Bahrain, Kuwait, Arab Saudi, Oman, Irak, dan Libanon.

Tim medis menyemprotkan desinfektan untuk sanitasi dalam kompleks makam Imam Ali Rida di Kota Masyhad, Iran. (Courtesy)

Korban meninggal akibat virus corona di Iran bertambah jadi 54 orang

Dalam 24 jam terakhir, sebelas orang mengembuskan napas terakhir dan 385 orang terjangkit virus Covid-19.





comments powered by Disqus