kabar

50 orang di Qom meninggal akibat virus corona

Versi pemerintah Iran, 12 orang meninggal.

25 Februari 2020 09:10

Ahmad Amirabadi Farahani, anggota parlemen Iran dari Kota Qom, menuding pemerintah menyembunyikan angka korban virus corona Covid-19. Dia bilang di Qom saja sudah 50 orang meninggal, seperti dilansir kantor berita semiresmi ISNA kemarin.

Sedangkan versi pemerintah, sampai kemarin wabah virus Covid-19 di negara Mullah itu telah menginfeksi 61 orang, termasuk 12 orang mengembuskan napas terakhir. 

Menanggapi pernyataan Farahani, Teheran menyatakan akan lebih transparan mengenai korban virus Covid-19. "Kami berjanji transparan soal jumlah korban," kata juru bicara pemerintah Ali Rabii dalam jumpa pers disiarkan langsung oleh stasiun televisi pemerintah. 

Sejak merebak Desember tahun lalu di Kota Wuhan, Cina, virus Covid-19 saat ini telah menewaskan hampir 2.700 orang dan menginfeksi 79 ribu orang di lebih 30 negara. 

 

Sinagoge Haim di kawasan Simi, Ibu Kota Teheran, Iran. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Sudah 107 orang meninggal akibat virus corona di Iran

Provinsi paling banyak memiliki penderita virus Covid-19 adalah Teheran (1.352 orang). Disusul Qom (386 orang), Gilan (333 orang), dan Isfahan (238 orang).

Pemandangan pada Selasa sore, 31 Mei 2016, di pusat belanja Lale di Ibu Kota Teheran, Iran. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

77 orang meninggal akibat virus corona di Iran

Korban meninggal gegara virus Covid-19 di Iran terbesar di luar Cina.

Kepala perawat di Rumah Sakit Danesywari di Ibu Kota Teheran, Iran, menunda pernikahan demi mengurus pasien virus corona Covid-19. (Al-Arabiya)

Perawat Iran tunda nikah demi urus pasien virus corona

Dari negeri Persia ini, virus Covid-19 menyebar ke negara lain di kawasan itu, yakni Bahrain, Kuwait, Arab Saudi, Oman, Irak, dan Libanon.

Tim medis menyemprotkan desinfektan untuk sanitasi dalam kompleks makam Imam Ali Rida di Kota Masyhad, Iran. (Courtesy)

Korban meninggal akibat virus corona di Iran bertambah jadi 54 orang

Dalam 24 jam terakhir, sebelas orang mengembuskan napas terakhir dan 385 orang terjangkit virus Covid-19.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Turki culik lebih dari seratus pengkritik Erdogan di luar negeri

Penangkapan besar-besaran terhadap wartawan dan para pengkritik Erdogan dimulai ketika Desember 2013, terbongkar skandal korupsi raksasa melibatkan Erdogan, anggota keluarga, kolega bisnis, dan sekutu-sekutu politiknya.

14 Juli 2020

TERSOHOR