kabar

Pihak maskapai sepakat menjadwal ulang keberangkatan jamaah umrah

calon jamaah umrah tidak bisa berangkat ketika kebijakan Saudi itu dikeluarkan Kamis lalu sebanyak 2.393 orang. Mereka berasal dari 75 biro perjalanan diangkut oleh delapan maskapai.

28 Februari 2020 15:11

Menteri Agama Fachrul Razi bilang dalam rapat koordinasi dengan beberapa pihak terkait di Jakarta hari ini, menghasilkan sejumlah kesepakatan untuk melindungi kepentingan calon jamaah umrah gagal berangkat ke Arab Saudi.

Dia menambahkan pihak maskapai tidak nenghanguskan tiket keberangkatan dan kepulangan jamaah terdampak akibat kebijakan Saudi menghentikan izin masuk bagi warga asing buat berumrah dan berziarah ke Masjid Nabawi. "Pihak maskapai akan segera menjadwal ulang keberangkatan jamaah terdampak tanpa harus membebankan biaya tambahan kepada penyelenggara perjalanan ibadah umrah demi kemaslahatan jamaah umrah," kata Fachrul Razi.

Arab Saudi sejak Kamis lalu melarang warga asing masuk untuk berumrah dan berziarah ke Masjid Nabawi di Kota Madinah. Larangan ini diberlakukan buat mencegah virus corona Covid-19 masuk ke negara Kabah itu. Kebijakan itu juga diterapkan bagi warga asing dari negara sudah terinfeksi virus Covid-19.

Fachrul Razi menekankan pemerintah mengimbau kepada seluruh jamaah umrah belum berangkat untuk tetap tenang dan mengikuti kebijakan diambil pemerintah Saudi dan Indonesia. Dia menambahkan pemerintah sudah meminta kepada Kedutaan Besar Saudi di Jakarta agar visa sudah dikeluarkan dan tidak digunakan dapat diterbitkan ulang atau diperpanjang tanpa ada biaya tambahan kepada jamaah.

Dalam rapat koordinasi itu, lanjutnya, semua pihak terkait sepakat tidak akan membebankan biaya tambahan kepada jamaah atas penundaan keberangkatan buat beribadah umrah.

Fachrul Razi menjelaskan calon jamaah umrah tidak bisa berangkat ketika kebijakan Saudi itu dikeluarkan Kamis lalu sebanyak 2.393 orang. Mereka berasal dari 75 biro perjalanan diangkut oleh delapan maskapai.

Selain itu, terdapat 1.685 jamaah tertahan di negara ketiga saat transit dan saat ini sedang dalam proses pemulangan kembali ke Indonesia.

Meski sejumlah negara tetangga di kawasan Teluk Persia - Iran, Irak, Bahrain, Kuwait, Oman, dan Uni Emirat Arab - sudah terinfeksi virus Covid-19, sampai saat ini belum ada warga dan ekspatriat di Saudi mengidap virus berasal dari Kota Wuhan, Cina itu.

 

Suasana di terminal kedatangan di sebuah bandar udara di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Arab Saudi cabut kewajiban bermasker di ruang terbuka mulai Ahad

Aturan jaga jarak juga tidak berlaku lagi. Tempat-tempat umum, sarana transportasi, restoran, bioskop, mal, dan lokasi keramaian lainnya juga dizinkan beroperasi dengan kapasitas penuh.

Masjid di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Saudi larang itikaf, buka puasa, dan sahur bareng di masjid

Sampai sekarang, pemerintah Saudi belum mengumumkan apakah penyelenggaraan haji bisa dilangsungkan atau dilakukan seperti tahun lalu, hanya untuk penduduk Saudi saja.

Situasi Mataf ( tempat tawaf di sekitar Kabah) sebelum dan sesudah wabah virus corona Covid-19 datang. (Twitter)

Setahun pandemi Covid-19 sebabkan 1.137 orang meninggal di Makkah dan Madinah

Terdapat lima kota dengan jumlah orang terinfeksi Covid-19 terbanyak di negara Kabah itu, yakni Riyadh (65.384 orang, termasuk 1.188 wafat), Jeddah (35.969 orang, termasuk 1.263 menemui ajal), Makkah (35.870 orang), Madinah (22.943 orang), dan Dammam (20.741 orang, termasuk 221 meninggal).

Petugas memayungi seorang jamaah umrah pada November 2020. (Haramain Info)

Dag dig dug menanti haji

Selentingan beredar menyebutkan negara Kabah akan menggelar haji tahun ini dengan kuota satu juta jamaah dari rata-rata tiap tahun 2,5 juta orang.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Arab Saudi cabut kewajiban bermasker di ruang terbuka mulai Ahad

Aturan jaga jarak juga tidak berlaku lagi. Tempat-tempat umum, sarana transportasi, restoran, bioskop, mal, dan lokasi keramaian lainnya juga dizinkan beroperasi dengan kapasitas penuh.

15 Oktober 2021

TERSOHOR