kabar

Umrah dihentikan, Masjid Al-Haram benar-benar sepi dari jamaah

Dari enam negara Arab Teluk, tinggal Saudi belum kemasukan wabah virus corona.

02 Maret 2020 04:57

Sejak pemerintah Arab Saudi menghentikan izin masuk bagi warga negara asing untuk berumrah Kamis lalu, Masjid Al-Haram di Kota Makkah benar-benar sepi dari jamaah.

Dari rekaman video tersebar di media sosial, hanya tampak satu petugas kebersihan dan lima jamaah sedang bertawaf di lantai satu masjid. Naik ke lantai dua, sama sekali tidak kelihatan jamaah.

Namun rekaman itu tidak memperlihatkan seberapa sepi jamaah bertawaf di mathaf (lokasi tawaf di dekat Kabah).

Padahal biasanya Masjid Al-Haram kebanjiran ribuan jamaah umrah saban hari. Mulai pelataran, dalam masjid, mathaf, hingga kamar mandi pun mesti antre. 

Saudi melarang umrah untuk mencegah masuknya virus corona Covid-19. Dari enam negara Arab Teluk - Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, Bahrain, dan Oman -tinggal Saudi belum memiliki penderita virus asal Kota Wuhan, Cina, itu. 

 

 

 

Mobil dikendarai seorang lelaki Arab Saudi pada Jumat malam, 30 Oktober 2020 menabrak pintu masuk nomor 89 Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Twitter)

Lelaki Saudi tabrakkan mobilnya ke pintu masuk Masjid Al-Haram

Kejadian itu kecelakaan bukan disengaja.

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Hanya sepuluh ribu orang boleh berhaji tahun ini

Jamaah haji juga boleh berziarah ke makam Nabi Muhammad di Masjid Nabawi.

Jamaah bertawaf di kompleks Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Pelaksanaan haji tahun ini khusus bagi penduduk Saudi

Hingga kemarin, terdapat 161.005 penderita Covid-19 di Arab Saudi, termasuk 1.307 orang meninggal.

Seorang jamaah sedang membaca Al-Quran di Masjid Nabawi, Kota Madinha, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Salat tarawih di Masjid Al-Haram dan Masjid Nabawi hanya untuk pengurus dan petugas kebersihan masjid

Salayt tarwih di kedua masjid itu dipersingkat menjadi sepuluh rakaat plus witir dari biasanya 20 rakaat plut tiga rakaat witir.





comments powered by Disqus