kabar

Saudi karantina 70 orang kontak dengan penderita virus corona

Arab Saudi telah menyiapkan 1.449 ruang isolasi.

04 Maret 2020 07:22

Arab Saudi mengkarantina 70 orang pernah melakukan kontak langsung dengan seorang lelaki terinfeksi virus corona Covid-19. 

Dalam jumpa pers di Ibu Kota Riyadh kemarin, juru bicara Kementerian Kesehatan Arab Saudi Muhammad Abdul Ali bilang 70 orang itu akan diperiksa spesimennya dan hasilnya akan dilansir dalam beberapa jam ke depan. 

Dia menambahkan Kementerian Kesehatan Saudi memantau dan menguji spesimen diperoleh dari beragam rumah sakit saban hari. "Kalau ada yang terbukti positif (terjangkit virus Covid-19), kami akan umumkan secara terbuka," kata Abdul Ali. 

Saudi Senin lalu mengumumkan kasus virus corona pertama di negara itu. Penderitanya adalah seorang lelaki baru pulang dari Iran melalui Bahrain. Pria tidak disebut identitasnya itu sekarang dirawat di sebuah rumah sakit. 

Selain itu, sejatinya terdapat enam perempuan Saudi mengidap virus Covid-19 sepulang dari Iran. Mereka sekarang menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Ibu Kota Manama, Bahrain.

Abdul Ali menjelaskan Arab Saudi telah menyiapkan 1.449 ruang isolasi tersebar di berbagai rumah sakit di seantero negeri Dua Kota Suci itu.

Pelaksanaan salat berjamaah di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Menteri Islam Arab Saudi perintahkan saf salat diperlebar

Sampai kemarin, Covid-19 menginfeksi 86 orang di Saudi, termasuk 48 pasien di Kota Makkah. 

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Penderita Covid-19 di Makkah bertambah jadi 48 orang

Saudi juga membersihkan dan mensterilkan Mataf dan semua pintu masuk Masjid Al-Haram tujuh kali sehari. 

Jamaah bertawaf di kompleks Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Wabah virus corona masuk ke Makkah

Hingga hari ini, tambahan lima penderita baru itu membuat pengidap Covid-19 di Arab Saudi berjumlah 20 orang.





comments powered by Disqus