kabar

Arab Saudi umumkan kasus kedua virus corona

Secara keseluruhan sudah delapan warga Saudi terinfeksi virus Covid-19, terdiri dari dua lelaki dan enam perempuan. Dua pria ini dirawat di Saudi dan enam perempuan itu dirawat di Bahrain.

04 Maret 2020 21:53

Arab Saudi kemarin mengumumkan kasus kedua virus corona Covid-19 di negara Kabah itu. Orang kedua terinfeksi virus ini adalah warga Saudi pernah pergi ke Iran dan pulang melalui Bahrain.

Melalui keterangan tertulis, Kementerian Kesehatan Arab Saudi menjelaskan pengidap virus Covid-19 itu tidak memberitahu petugas imigrasi Saudi ketika melewati perbatasan dari Bahrain. Terungkap pula, lelaki ini ikut menemani pria Saudi penderita pertama virus Covid-19 ke Iran.

"Penderita kedua itu saat ini diisolasi di rumah sakit dan dirawat sesuai prosedur kesehatan berlaku," kata Kementerian Kesehatan.

Senin lalu, Arab Saudi mengumumkan kasus pertama virus Covid-19 di negaranya. Orang terjangkit virus corona itu adalah seorang lelaki Saudi baru pulang dari Iran melalui Bahrain.

Kementerian Kesehatan kemudian mengkarantina 70 orang pernah berinteraksi langsung dengan pengidap virus covid-19 pertama di Saudi itu. Menurut Menteri Kesehatan Arab Saudi Tawfiq ar-Rabiah, hasil uji laboratorium hingga kemarin menunjukkan 51 orang negatif dan satu orang terbukti terkena virus Covid-19.

Secara keseluruhan sudah delapan warga Saudi terinfeksi virus Covid-19, terdiri dari dua lelaki dan enam perempuan. Dua pria ini dirawat di Saudi dan enam perempuan itu dirawat di Bahrain. Mereka semua sama-sama baru pulang dari Iran.

Gegara kemasukan virus Covid-19, pemerintah saudi telah melarang umrah bagi warga asing dan penduduk Saudi.

Sampai hari ini, virus Covid-19 pertama kali muncul di Kota Wuhan, Cina, telah membunuh lebih dari 3.200 orang an menginfeksi lebih dari 94 ribu orang lainnya di 70 lebih negara.

Pelaksanaan salat berjamaah di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Menteri Islam Arab Saudi perintahkan saf salat diperlebar

Sampai kemarin, Covid-19 menginfeksi 86 orang di Saudi, termasuk 48 pasien di Kota Makkah. 

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Penderita Covid-19 di Makkah bertambah jadi 48 orang

Saudi juga membersihkan dan mensterilkan Mataf dan semua pintu masuk Masjid Al-Haram tujuh kali sehari. 

Jamaah bertawaf di kompleks Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Wabah virus corona masuk ke Makkah

Hingga hari ini, tambahan lima penderita baru itu membuat pengidap Covid-19 di Arab Saudi berjumlah 20 orang.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Arab Saudi cabut kewajiban bermasker di ruang terbuka mulai Ahad

Aturan jaga jarak juga tidak berlaku lagi. Tempat-tempat umum, sarana transportasi, restoran, bioskop, mal, dan lokasi keramaian lainnya juga dizinkan beroperasi dengan kapasitas penuh.

15 Oktober 2021

TERSOHOR