kabar

Pengadilan Inggris nyatakan emir Dubai culik dua putrinya

"Syekh Muhammad terus mengekang kebebasan kedua putrinya," kata Hakim Sir Andrew.

08 Maret 2020 13:51

Sir Andrew McFarlane, Presiden Divisi Keluarga Pengadilan Tinggi London, Inggris, Kamis lalu memutuskan Emir Dubai sekaligus Wakil Presiden dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab (UEA) Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum terbukti mendalangi penculikan dua putrinya, Syekha Syamsa dan Syekha Latifah. Putusan itu berdasarkan dokumen pencarian fata setebal 34 halaman.

Syekha Syamsa kabur dari kediaman keluarganya di Sureey pada 2000 ketika berumur 19 tahun, tapi kemudian diculik di Cambridgeshire oleh orang-orang suruhan Syekh Muhammad al-Maktum. Dia dibawa paksa menggunakan helikopter lalu diterbangkan ke Dubai. Tim dari Kepolisian Cambridgeshire berencana ke Dubai untuk menyelidiki kasus ini namun ditolak.

Sedangkan Syekha Latifah dua kali lari dari rumah keluarganya di Dubai pada 2002 dan 2018. Gagal di pelarian pertama, Syekh Latifah dipenjara tiga tahun. Dua tahun lalu, di usia 32 tahun, dirinya ditangkap paksa oleh pasukan keamanan Dubai di perairan Malabar, India.

Sejak itu Syekh Muhammad al-Maktum menahan Syekha Syamsa dan Syekha Latifah di tempat dirahasiakan.

Sila baca: Nestapa Syekha Latifah

Hakim Sir Andrew pun meyakini Syekah Latifah kerap disiksa berdasarkan rekaman video kesaksian korban sudah tersebar luas. "Syekh Muhammad terus mengekang kebebasan kedua putrinya," katanya.

Perkara ini bermula ketika April tahun lalu, Puteri Haya binti Husain, adik tiri Raja Yordania Abdullah bin Husain, kabur ke Inggris bersama dua anaknya, Syekh Zayid dan Puteri Jalila. Keduanya kemudian tinggal di rumah mereka di Kensingtonbridge.

Puteri Haya, 45 tahun, adalah istri keenam sekaligus termuda dari Syekh Muhammad al-Maktum, 70 tahun. Dari semua pernikahannya, Syekh Muhammad al-Maktum dikaruniai 25 anak.

Menanggapi putusan pengadilan itu, Syekh Muhammad al-Maktum menegaskan penilaian hakim hanya berdasarkan cerita satu pihak. "Saya meminta media menghormati privasi anak-anak kami dan tidak mencampuri kehidupan mereka di Inggris," ujarnya melalui keterangan tertulis.

Putri dari emir Dubai, Syekha Latifah binti Muhammad bin Rasyid al-Maktum, berpose dengan temannya asal Inggris, Sioned Taylor, di Bandar Udara Barajas Aldolfo Suarez, di Ibu Kota Madrid, Spanyol. (Instagram/@shinnybryn)

Syekha Latifah: Saya sekarang bebas bepergian ke mana saja

Puteri emir Dubai ini mengaku sedang berlibur di tiga negara Eropa.

Syekha Latifah dan sahabatnya, Tiina Jauhiainen saat dalam pelarian pada 2018. (Detained in Dubai buat Albalad.co)

Duka Syekha Latifah noda emir

Ketika Syekh Muhammad bin Rasyid mengirim astronot dan pesawat ruang angkasa ke Mars, di sisi lain dia malah mengirim putrinya sendiri ke penjara.

Emir Dubai sekaligus Wakil Presiden dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum pada Selasa, 3 November 2020, disuntik vaksin Covid-19 bikinan Sinopharm, perusahaan farmasi asal Cina. (Twitter)

Emir Dubai disuntik vaksin Covid-19 buatan Cina

Menteri Kesehatan Abdurrahman al-Uwais menjadi orang pertama di UEA menjajal vaksin Covid-19.

Puteri Haya binti Husain hadir dalam sidang kasus perceraiannya dengan Emir Dubai Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum, berlangsung di sebuah pengadilan di Ibu Kota London, Inggris, 9 Oktober 2019. (Sky News)

Emir Dubai tidak hadiri lagi sidang kasus perceraiannya

Sidang selanjutnya dilangsungkan bulan depan.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Arab Saudi cabut kewajiban bermasker di ruang terbuka mulai Ahad

Aturan jaga jarak juga tidak berlaku lagi. Tempat-tempat umum, sarana transportasi, restoran, bioskop, mal, dan lokasi keramaian lainnya juga dizinkan beroperasi dengan kapasitas penuh.

15 Oktober 2021

TERSOHOR