kabar

Dalam sehari, 63 orang meninggal akibat virus corona di Iran

Total korban meninggal 394 orang.

11 Maret 2020 23:25

Juru bicara Kementerian Kesehatan Iran Kianusy Jahanpur hari ini bilang dalam 24 jam terakhir 63 orang meninggal akibat infeksi virus corona Covid-19.

"Sehingga total korban meninggal karena terinfeksi Covid-19 sebanyak 394 orang," katanya dalam jumpa pers disiarkan langsung melalui televisi. Dia menambahkan berdasarkan hasil uji laboratorium, jumlah penderita Covid-19 di Iran sudah sembilan ribu orang. 

Bersama Korea Selatan dan Italia, Iran merupakan tiga negara dengan jumlah pengidap Covid-19 dan korban meninggal terbanyak di luar Cina. 

Dari Iran pula, Covid-19 menyebar ke Arab Saudi, Kuwait, Bahrain, dan Libanon.

 

 

Para peziarah dari beragam negara berjalan menuju rumah mendiang Imam Khomeini di kawasan Jamaran, utara Ibu Kota Teheran, Iran, 31 Mei 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Presiden Rouhani bilang 25 juta orang terinfeksi Covid-19 di Iran

Rouhani mengatakan 30-35 juta warga Iran lainnya berisiko terjangkit Covid-19.

Sejumlah mullah melewati komputrer-komputer dirusak para demonstran di sebuah sekolah agama di Khazerun, barat daya Iran. (Iran News Wire)

12 dari 31 provinsi di Iran ditetapkan sebagai zona merah Covid-19

Hingga kemarin terdapat 262.173 penderita Covid-19 di Iran, termasuk 13.211 orang meninggal.

Salah satu teroris menyerbu gedung parlemen Iran di Ibu Kota Teheran, 7 Juni 2017. (Twitter)

Penderita Covid-19 di Iran 8-10 kali lebih banyak ketimbang data pemerintah

Kalau laporan versi parlemen Iran benar, maka jumlah penderita Covid-19 di Iran hingga hari ini mestinya 800 ribuan, termasuk sepuluh ribu orang meninggal.

Revital, putri dari seorang rabbi, berpose di depan altar Sinagoge Zargariyan di Ibu Kota Teheran, Iran, 2 Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Teheran siapkan sepuluh ribu liang kubur bagi penderita Covid-19

Hingga kemarin, terdapat 71.686 pengidap Covid-19 di Iran, termasuk 4.474 orang meninggal.





comments powered by Disqus