kabar

Hizbullah bantah Hasan Nasrallah terinfeksi virus corona

"Itu tidak benar. Dia dalam keadaan sangat sehat," kata Rana Assahili, staf media Hizbullah, kepada Albalad.co

12 Maret 2020 14:00

Hizbullah menyangkal pemimpin mereka, Hasan Nasrallah, terinfeksi virus corona Covid-19.

"Itu tidak benar. Dia dalam keadaan sangat sehat," kata Rana Assahili, staf media Hizbullah, kepada Albalad.co melalui WhatsApp hari ini. "Dia tidak pernah diisolasi."

Bantahan ini menanggapi kabar ini dilansir dua media Israel, Jerusalem Post dan i24 News, menyebutkan Nasrallah diisolasi lantaran mengidap Covid-19.

Rana menambahkan Nasrallah saban hari bertemu beberapa orang. Dia juga pekan lalu menerima kunjungan Ketua Parlemen Iran Ali Larijani.

Hingga kemarin Covid-19 telah menginfesi 61 orang di Libanon dan membunuh tiga orang.

 

Pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei bersama pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah. (Khamenei.ir)

Pemimpin Hizbullah dikabarkan pindah ke Iran demi alasan keamanan

Setelah pembunuhan Fakhrizadeh, pengamanan terhadap Nasrallah diperketat. Semua rencana perjalanan dibatalkan.

Jamaah umrah salat di depan Kabah di Kota Makkah, Arab Saudi, pada 2 November 2020. (Haramain Info)

Setelah ada 13 jamaah terinfeksi Covid-19, Arab Saudi larang Indonesia kirim jamaah umrah

Pemberitahuan hanya secara lisan oleh penyelenggara umrah bukan dari Kementerian Haji dan Umrah Saudi.

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi segera izinkan umrah buat penduduk setempat

Haji musim ini, digelar akhir Juli hingga awal Agustus lalu, hanya diikuti 950 jamaah saja dari biasanya sekitar 2,5 juta orang saban tahun.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Pemimpin Hizbullah dikabarkan pindah ke Iran demi alasan keamanan

Setelah pembunuhan Fakhrizadeh, pengamanan terhadap Nasrallah diperketat. Semua rencana perjalanan dibatalkan.

04 Desember 2020

TERSOHOR