kabar

Menteri Islam Arab Saudi perintahkan saf salat diperlebar

Sampai kemarin, Covid-19 menginfeksi 86 orang di Saudi, termasuk 48 pasien di Kota Makkah. 

14 Maret 2020 10:03

Menteri Urusan Islam Arab Saudi Abdul Latif bin Abdul Aziz asy-Syekh kemarin menginstruksikan agar saf salat wajib berjamaah di masjid diperlebar. Perintah ini dikeluarkan untuk mencegah penularan viruscorona Covid-19.

Dia juga mengimbau warga muslim di negara Kabah itu melaksanakan salat Jumat di masjid terdekat. 

Dewan Ulama Senior Arab Saudi Kamis lalu menerbitkan fatwa melarang penderita Covid-19  salat Jumat dan salat berjamaah di masjid. Larangan serupa berlaku bagi orang-orang sedang diisolasi lantaran terjangkit Covid-19. 

Sampai kemarin, Covid-19 menginfeksi 86 orang di Saudi, termasuk 48 pasien di Kota Makkah. 

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Penderita Covid-19 di Makkah bertambah jadi 48 orang

Saudi juga membersihkan dan mensterilkan Mataf dan semua pintu masuk Masjid Al-Haram tujuh kali sehari. 

Jamaah bertawaf di kompleks Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Wabah virus corona masuk ke Makkah

Hingga hari ini, tambahan lima penderita baru itu membuat pengidap Covid-19 di Arab Saudi berjumlah 20 orang.

Kabah di Kota Makkah, Arab Saudi. (Arab News)

Arab Saudi batasi salat Jumat tidak boleh lebih dari 15 menit

Waktu antara azan sampai iqamah juga harus sepuluh menit.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

UEA segera buka kedutaan di Tel Aviv

UEA, Amerika, dan Israel mengumumkan pembentukan Dana Ibrahim senilai lebih dari US$ 3 miliar untuk pembangunan di kawasan Timur Tengah.

20 Oktober 2020

TERSOHOR