kabar

Cegah wabah Covid-19, Qatar dan UEA tutup semua masjid

Sampai sekarang sudah 452 orang di Qatar dan 113 di UEA terinfeksi Covid-19.

19 Maret 2020 02:40

Qatar dan Uni Emirat Arab (UEA) aknhirnya memutuskan menutup semua masjid sampai waktu belum ditentukan, sehingga tidak ada lagi salat berjamaah lima d=waktu dan salat Jumat dilaksanakan di masjid.

Langkah terbaru ini diambil buat mencegah penyebaran wabah virus corona Covid-19 makin meluas. Sampai sekarang sudah 452 orang di Qatar dan 113 di UEA terinfeksi virus itu.

Qatar memutuskan larangan salat berjamaah di masjid Selasa lalu. Negara Arab supertajir ini juga menutup semua toko ritel, toko dan kantor cabang bank di mal-mal, kecuali supermarket dan toko obat. Salon, tukang cukur, dan layanan spa di hotel juga diperintahkan tidak beroperasi.

Sampai sekarang sudah 452 orang di Qatar dan 113 di UEA terinfeksi Covid-19.

Sedangkan UEA sudah menutup masjid dan semua tempat ibadah lainnya sejak Senin lalu. Negara Arab Teluk ini juga menutup bar, kafe, klub malam, restoran, kolam renang, tempat wisata, termasuk Museum Louvre Abu Dhabi dan Dubai Operas.

Arena taman bermain, balai resepesi pernikahan, bioskop, dan gedung konser dilarang pula untuk buka.

Selain Qatar dan UEA, negara di Timur Tengah lainnya telah melarang salat berjamaah di masjid adalah Iran, Irak, Yordania, Palestina, Kuwait, Arab Saudi, Maroko, Tunisia, dan Turki.

Emir Dubai sekaligus Wakil Presiden dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum pada Selasa, 3 November 2020, disuntik vaksin Covid-19 bikinan Sinopharm, perusahaan farmasi asal Cina. (Twitter)

UEA setujui penggunaan vaksin Sinopharm

Hasil uji klinis tahap ketiga menunjukkan vaksin Sinopharm memiliki tingkat keampuhan 86 persen.

Bandar Udara Internasional Dubai di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

Mulai 1 Agustus, semua orang tiba di UEA wajib jalani tes PCR Covid-19

Aturan itu berlaku untuk semua maskapai beroperasi di UEA.

Gambar wajah Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani di Ibu Kota Doha, Qatar. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Qatar wajibkan pakai masker, pelanggar bisa dipenjara tiga tahun

Pelaku juga dapat dikenai denda maksimum Rp 814 juta.





comments powered by Disqus