kabar

Pengidap Covid-19 di Makkah sudah 67 orang

Penderita Covid-19 di Arab Saudi bertambah menjadi 274 orang.

20 Maret 2020 05:50

Kementerian Kesehatan Arab Saudi kemarin mengumumkan penambahan orang terinfeksi virus corona Covid-19 dari 238 menjadi 274 orang. 

Dari tambahan 36 penderita Covid-19, tiga di antaranya terdapat di Makkah. Alhasil, sekarang ini sudah ada 67 pengidap Covid-19 di kota suci itu. 

Untuk mencegah penularan Covid-19, Arab Saudi sejak Selasa lalu melarang salat berjamaah lima waktu dan Jumat di semua masjid kecuali Masjid Al-Haram di Kota Makkah dan Masjid Nabawi di Kota Madinah. Kebijakan ini berlaku hingga waktu belum ditentukan. 

Suasana di terminal kedatangan di sebuah bandar udara di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Arab Saudi cabut kewajiban bermasker di ruang terbuka mulai Ahad

Aturan jaga jarak juga tidak berlaku lagi. Tempat-tempat umum, sarana transportasi, restoran, bioskop, mal, dan lokasi keramaian lainnya juga dizinkan beroperasi dengan kapasitas penuh.

Masjid di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Saudi larang itikaf, buka puasa, dan sahur bareng di masjid

Sampai sekarang, pemerintah Saudi belum mengumumkan apakah penyelenggaraan haji bisa dilangsungkan atau dilakukan seperti tahun lalu, hanya untuk penduduk Saudi saja.

Situasi Mataf ( tempat tawaf di sekitar Kabah) sebelum dan sesudah wabah virus corona Covid-19 datang. (Twitter)

Setahun pandemi Covid-19 sebabkan 1.137 orang meninggal di Makkah dan Madinah

Terdapat lima kota dengan jumlah orang terinfeksi Covid-19 terbanyak di negara Kabah itu, yakni Riyadh (65.384 orang, termasuk 1.188 wafat), Jeddah (35.969 orang, termasuk 1.263 menemui ajal), Makkah (35.870 orang), Madinah (22.943 orang), dan Dammam (20.741 orang, termasuk 221 meninggal).

Petugas memayungi seorang jamaah umrah pada November 2020. (Haramain Info)

Dag dig dug menanti haji

Selentingan beredar menyebutkan negara Kabah akan menggelar haji tahun ini dengan kuota satu juta jamaah dari rata-rata tiap tahun 2,5 juta orang.





comments powered by Disqus