kabar

Takut tertular Covid-19, Raja Salman diisolasi di istana

Paling tidak 12 tenaga medis di rumah sakit langganan keluarga kerajaan terinfeksi Covid-19.

21 Maret 2020 23:16

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz diisolasi di dalam istananya lantaran takut terinfeksi virus corona Covid-19. Dia dirawat oleh para dokter ahli virus corona asal Cina.

Sejumlah sumber medis bilang kepada Middle East Eye Jumat lalu, langkah itu diambil setelah sedikitnya 12 tenaga medis di Rumah Sakit Raja Faisal di Ibu Kota Riyadh terbukti positif mengidap Covid-19.

Salah satu rumah sakit terbesar di Arab Saudi itu merupakan langganan keluarga kerajaan, termasuk Raja Salman. Rumah Sakit Raja Faisal - berkapasitas sekitar seribu tempat tidur - masih ditutup paling tidak sampai Selasa lalu. Rumah sakit ini memiliki bagian khusus untuk merawat anggota keluarga kerajaan.

Kekacauan sempat terjadi setelah seorang dokter anestesi (obat bius) jatuh pingsan. Dia kemudian diketahui menderita Covid-19 dan menulari kolega dan pasien lainnya. Dokter perempuan ini tertular Covid-19 dari seorang pembantu di rumahnya.

Para staf di bagian anestesi lalu diperintahkan mengisolasi diri di rumah dan terus diawasi.

Semua empat pintu keluar masuk rumah sakit dijaga ketat dan siapa saja datang dan pergi dipantau. "Rumah sakit hanya menangani kasus darurat. Terjadi kekacauan di sini lantaran tidak mengetahui siapa tertular (Covid-19) dan apa mesti dilakukan," kata seorang sumber kepada Middle East Eye.

Hingga kemarin, jumlah penderita Covid-19 di Arab Saudi menjadi 392 orang setelah ada tambahan 48 pasien baru.

Suasana di terminal kedatangan di sebuah bandar udara di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Arab Saudi cabut kewajiban bermasker di ruang terbuka mulai Ahad

Aturan jaga jarak juga tidak berlaku lagi. Tempat-tempat umum, sarana transportasi, restoran, bioskop, mal, dan lokasi keramaian lainnya juga dizinkan beroperasi dengan kapasitas penuh.

Masjid di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Saudi larang itikaf, buka puasa, dan sahur bareng di masjid

Sampai sekarang, pemerintah Saudi belum mengumumkan apakah penyelenggaraan haji bisa dilangsungkan atau dilakukan seperti tahun lalu, hanya untuk penduduk Saudi saja.

Situasi Mataf ( tempat tawaf di sekitar Kabah) sebelum dan sesudah wabah virus corona Covid-19 datang. (Twitter)

Setahun pandemi Covid-19 sebabkan 1.137 orang meninggal di Makkah dan Madinah

Terdapat lima kota dengan jumlah orang terinfeksi Covid-19 terbanyak di negara Kabah itu, yakni Riyadh (65.384 orang, termasuk 1.188 wafat), Jeddah (35.969 orang, termasuk 1.263 menemui ajal), Makkah (35.870 orang), Madinah (22.943 orang), dan Dammam (20.741 orang, termasuk 221 meninggal).

Petugas memayungi seorang jamaah umrah pada November 2020. (Haramain Info)

Dag dig dug menanti haji

Selentingan beredar menyebutkan negara Kabah akan menggelar haji tahun ini dengan kuota satu juta jamaah dari rata-rata tiap tahun 2,5 juta orang.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Arab Saudi cabut kewajiban bermasker di ruang terbuka mulai Ahad

Aturan jaga jarak juga tidak berlaku lagi. Tempat-tempat umum, sarana transportasi, restoran, bioskop, mal, dan lokasi keramaian lainnya juga dizinkan beroperasi dengan kapasitas penuh.

15 Oktober 2021

TERSOHOR