kabar

Mesir berlakukan jam malam mulai besok

Sampai saat ini terdapat 366 penderita Covid-19 di Mesir, termasuk 21 orang meninggal.

24 Maret 2020 12:56

Dalam jumpa pers hari ini di Ibu Kota Kairo, Perdana Menteri Mesir Mustafa Madbuli mengumumkan pemberlakuan jam malam di seantero negara Nil itu mulai besok. Selama jam malam dilaksanakan, semua jenis transportasi umum dilarang beroperasi.

Jam malam itu akan diterapkan saban pukul tujuh malam hingga jam enam pagi. Kebijakan ini bakal berlangsung dua pekan.

Ini merupakan langkah terbaru diambil pemerintah Mesir buat menekan penularan virus corona Covid-19 di negara Afrika Utara itu.

Selain itu, menteri informasi Mesir mengatakan penghentian semua penerbangan internasional - tadinya dimulai 19 Maret sampai 31 Maret - akan diperpanjang dua minggu sedari 1 April.

Namun penerbangan untuk memulangkan para pelancong asing ke negara asal mereka.

Sampai saat ini terdapat 366 penderita Covid-19 di Mesir, termasuk 21 orang meninggal

Suasana di terminal kedatangan di sebuah bandar udara di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Arab Saudi cabut kewajiban bermasker di ruang terbuka mulai Ahad

Aturan jaga jarak juga tidak berlaku lagi. Tempat-tempat umum, sarana transportasi, restoran, bioskop, mal, dan lokasi keramaian lainnya juga dizinkan beroperasi dengan kapasitas penuh.

Masjid di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Saudi larang itikaf, buka puasa, dan sahur bareng di masjid

Sampai sekarang, pemerintah Saudi belum mengumumkan apakah penyelenggaraan haji bisa dilangsungkan atau dilakukan seperti tahun lalu, hanya untuk penduduk Saudi saja.

Situasi Mataf ( tempat tawaf di sekitar Kabah) sebelum dan sesudah wabah virus corona Covid-19 datang. (Twitter)

Setahun pandemi Covid-19 sebabkan 1.137 orang meninggal di Makkah dan Madinah

Terdapat lima kota dengan jumlah orang terinfeksi Covid-19 terbanyak di negara Kabah itu, yakni Riyadh (65.384 orang, termasuk 1.188 wafat), Jeddah (35.969 orang, termasuk 1.263 menemui ajal), Makkah (35.870 orang), Madinah (22.943 orang), dan Dammam (20.741 orang, termasuk 221 meninggal).

Petugas memayungi seorang jamaah umrah pada November 2020. (Haramain Info)

Dag dig dug menanti haji

Selentingan beredar menyebutkan negara Kabah akan menggelar haji tahun ini dengan kuota satu juta jamaah dari rata-rata tiap tahun 2,5 juta orang.





comments powered by Disqus