kabar

Besan dari pemimpin tertinggi Iran meninggal karena Covid-19

Sampai hari ini, terdapat 24.811 orang terinfeksi Covid-19 di negara Mullah itu, termasuk 1.934 yang meninggal.   

24 Maret 2020 14:27

Besan dari pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei meninggal setelah terinfeksi virus corona Covid-19. 

Izat Khamusyi mengembuskan napas terakhir di sebuah rumah sakit di Ibu Kota Teheran Ahad lalu, seperti dilansir kantor berita IRNA kemarin. Dia adalah ibu mertua dari Maisam Khamenei, putra bungsu dari Ali Khamenei. 

Sampai hari ini, terdapat 24.811 orang terinfeksi Covid-19 di negara Mullah itu, termasuk 1.934 yang meninggal. 

 

Ali Khamenei (kiri) saat Perang Iran-Irak. (Wikipedia)

Setelah dilarang Khamenei, Iran batalkan pesanan 150 ribu dosis vaksin Pfizer

Iran bulan lalu mulai melakukan uji klinis terhadap vaksin buatan sendiri. 

Pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei mengunjungi keluarga mendiang komandan Brigade Quds Mayor Jenderal Qasim Sulaimani di rumahnya di Ibu Kota Teheran, 3 Januari 2020. (Khamenei.ir)

Khamenei larang Iran impor vaksin Covid-19 dari Amerika dan Inggris

Hingga hari ini, sudah 1.274.514 orang terinfeksi Covid-19 di Iran, termasuk 56.018 korban meninggal.

Para peziarah dari beragam negara berjalan menuju rumah mendiang Imam Khomeini di kawasan Jamaran, utara Ibu Kota Teheran, Iran, 31 Mei 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Presiden Rouhani bilang 25 juta orang terinfeksi Covid-19 di Iran

Rouhani mengatakan 30-35 juta warga Iran lainnya berisiko terjangkit Covid-19.

Sejumlah mullah melewati komputrer-komputer dirusak para demonstran di sebuah sekolah agama di Khazerun, barat daya Iran. (Iran News Wire)

12 dari 31 provinsi di Iran ditetapkan sebagai zona merah Covid-19

Hingga kemarin terdapat 262.173 penderita Covid-19 di Iran, termasuk 13.211 orang meninggal.





comments powered by Disqus