kabar

Korban meninggal karena Covid-19 di Arab Saudi sudah dua orang

Jumlah penderita Covid-19 di negara Kabah itu bertambah menjadi 900 orang.

25 Maret 2020 14:06

Dalam jumpa pers hari ini, juru bicara Kementerian Kesehatan Arab Saudi Muhammad Abdil Ali mengungkapkan korban meninggal karena terinfeksi virus corona Covid-19 bertambah satu menjadi dua orang. 

Jumlah penderita Covid-19 di negara Kabah itu meningkat dari 767 menjadi 900 orang. Kabar ini muncul setelah Raja Salman bin Abdul Aziz memberlakukan isolasi di semua 13 provinsi di Arab Saudi. 

Isolasi secara khusus diterapkan di tiga kota, yakni Makkah, Madinah, dan Riyadh. 

Isolasi dan pemberlakuan jam malam merupakan dua kebijakan terbaru diambil Arab Saudi untuk menekan penyebaran Covid-19. Riyadh juga telah melarang salat berjamaah di semua masjid, kecuali Masjid Al-Haram di Kota Makkah dan Masjid Nabawi di Kota Madinah. 

Suasana di terminal kedatangan di sebuah bandar udara di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Arab Saudi cabut kewajiban bermasker di ruang terbuka mulai Ahad

Aturan jaga jarak juga tidak berlaku lagi. Tempat-tempat umum, sarana transportasi, restoran, bioskop, mal, dan lokasi keramaian lainnya juga dizinkan beroperasi dengan kapasitas penuh.

Masjid di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Saudi larang itikaf, buka puasa, dan sahur bareng di masjid

Sampai sekarang, pemerintah Saudi belum mengumumkan apakah penyelenggaraan haji bisa dilangsungkan atau dilakukan seperti tahun lalu, hanya untuk penduduk Saudi saja.

Situasi Mataf ( tempat tawaf di sekitar Kabah) sebelum dan sesudah wabah virus corona Covid-19 datang. (Twitter)

Setahun pandemi Covid-19 sebabkan 1.137 orang meninggal di Makkah dan Madinah

Terdapat lima kota dengan jumlah orang terinfeksi Covid-19 terbanyak di negara Kabah itu, yakni Riyadh (65.384 orang, termasuk 1.188 wafat), Jeddah (35.969 orang, termasuk 1.263 menemui ajal), Makkah (35.870 orang), Madinah (22.943 orang), dan Dammam (20.741 orang, termasuk 221 meninggal).

Petugas memayungi seorang jamaah umrah pada November 2020. (Haramain Info)

Dag dig dug menanti haji

Selentingan beredar menyebutkan negara Kabah akan menggelar haji tahun ini dengan kuota satu juta jamaah dari rata-rata tiap tahun 2,5 juta orang.





comments powered by Disqus